Batuan, NU Online Sumenep
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Sumenep menggelar halal bihalal. Forum silaturahim bersama alumni tersebut dilaksanakan di Aula Lantai 2 PCNU Sumenep, Senin (16/5/2022).
Di kesempatan itu, Wakil Bupati Sumenep, Ny. Hj. Dewi Khalifah mengajak kepada pelajar NU untuk menjadi pionir dalam meningkatkan inovasi pelajar. Salah satunya melalui beberapa program kerja yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah.
“Sering-seringlah berinovasi dengan berbagai program. Tangkap semua event yang ada di Kabupaten Sumenep, seperti Festival Paralayang,” ujarnya saat sambutan.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Sumenep itu juga meminta kepada pengurus PC IPNU-IPPNU Sumenep untuk memupuk semangat para kaum pelajar dalam menuntut ilmu. Menempuh seluruh jenjang pendidikan yang ada hingga tuntas.
Dirinya juga mengungkapkan, bahwa saat ini anak muda sudah tidak mementingkan pendidikan. Mereka justru lebih tertarik dengan profesi menjaga toko di luar kota karena memiliki keuntungan materi yang besar.
“Sekarang anak muda di bawah punya pandangan tidak usah mengejar pendidikan, mereka lebih menaruh perhatian menjaga toko di Jakarta,” imbuhnya.
Meski begitu, Nyi Eva, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa orang yang berpendidikan tetaplah berbeda dengan orang yang tidak berpendidikan. Baik dalam hal ilmu pengetahuan, maupun lainnya.
“Orang yang mempunyai pendidikan tinggi dengan orang yang tidak punya pendidikan akan berbeda. Karenanya, bagaimanapun pendidikan tetaplah penting,” sambungnya.
Lebih jauh, Nyi Eva juga menyarankan kepada para pengurus PC IPNU-IPPNU Sumenep untuk giat bersilaturahim kepada para kiai dan ulama, bahkan juga pemangku kebijakan terkait.
“Selain rajin silaturrahim dengan para kiai dan ulama, juga rajinlah silaturrahim dengan dinas pendidikan dan dinas sosial. Supaya ada program yang bisa disinergikan,” pintanya.
Ia mencontohkan seperti maraknya kasus narkoba. Tidak sedikit anak muda di Sumenep yang salah dalam pergaulan. Sehingga terlibat dalam kasus narkoba. “Dalam hal ini coba silaturrahim dengan BNN, tentu ada banyak program yang bisa disinergikan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Sumenep, Jalaluddin bertekad untuk menjadikan organisasi pelajar NU di Sumenep sebagai wadah para pelajar menempa diri. Sehingga dari hal itu bisa lahir kader-kader NU yang potensial.
“IPNU-IPPNU merupakan tempat menempa diri, meningkatkan kualitas SDM yang tepat bagi anak muda,” ungkapnya.
Guna mewujudkan hal tersebut, Jalal menambahkan, harus dibarengi dengan kedisiplinan para pengurus. Sebab dengan kedisiplinan, kader-kader IPNU potensial dapat dicetak.
“Ini harus dimulai dari diri kita sendiri. Mari tingkatkan kedisiplinan kita dalam berkhidmat menempa diri,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

