Image Slider

HUT ke-76 RI, NU-Care LAZISNU Sumenep Santuni Yatim Terdampak Covid-19

Batuan, NU Online Sumenep
NU-Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (LAZISNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep santuni anak yatim yang orangtuanya meninggal akibat terpapar Covid-19.

Santunan tersebut dilangsungkan pada momentum Istighotsah Muharram 1443 H dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI) PCNU Sumenep, Senin (16/8/2021). Digelar secara online melalui platform Zoom Meeting. Berpusat di aula lantai 1 Kantor PCNU setempat.

Di sela-sela seremonial acara, KH. A. Pandji Taufiq, Ketua PCNU Sumenep menyerahkan secara simbolik santunan berupa biaya pendidikan dan peralatan sekolah kepada salah seorang yatim.

Moh. Haqiqi, Pengurus NU-Care LAZISNU PCNU Sumenep menuturkan, bahwa penyerahan santunan tersebut dilakukan untuk memperingati kemerdekaan Indonesia dan tahun baru hijriah. Karena masih dalam masa pandemi, maka santunan dikhususkan kepada anak yatim yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

“Alhamdullah, kami merasa perlu menyalurkan bantuan kepada anak yatim yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19. Bagaimanapun cobaan yang mereka alami, di tengah pandemi ini, adalah kewajiban kita semua untuk saling peduli,” ujarnya kepada NU Online Sumenep, Selasa (17/8/2021).

Dirinya juga menyebutkan, bahwa sebanyak tiga puluh (30) anak yatim terdampak Covid-19 sudah disantuni. Dan akan terus berlanjut hingga beberapa waktu ke depan.

“Hingga 17 Agustus 2021 kemarin, sudah ada tiga puluh anak yatim terdampak Covid-19 yang kami santuni. Dan ini akan terus berlanjut,” imbuhnya.

Mengenai data anak yatim terdampak Covid-19 yang disantuni, pihak NU-Care LAZISNU PCNU Sumenep terlebih dahulu berkoordinasi dengan elemen struktural NU di tingkat kecamatan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) maupun desa Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU), guna mendapatkan validasi data.

“Kita berkoordinasi dengan beberapa MWCNU dan PRNU terkait untuk mendapatkan data tersebut,” ungkap pria yang akrab disapa Haqiqi itu.

Mewakili NU-Care LAZISNU PCNU Sumenep, Haqiqi berharap agar santunan tersebut setidaknya mengurangi beban yang diderita anak yatim yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19.

“Semoga mereka tidak putus sekolah. Tetap bersemangat untuk menggapai impian mereka,” pungkasnya.

Editor: Abdul Warits

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga