Image Slider

Isra’ Mi’raj Bustanul Ulum, Bendahara LDNU Sumenep Ulas Nilai Penghambaan

Lenteng, NU Online Sumenep

Peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW bukan hanya perjalanan spiritual saja, melainkan berhubungan dengan nilai-nilai keimanan (ta’alluq imani) dan nilai-nilai penghambaan (ta’alluq ‘ubudi).

Hal itu disampaikan langsung oleh K. Izzul Muttaqin dalam acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Madrasah (Orisma), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Pondok Pesantren Bustanul Ulum Ellak Daya, Lenteng, Senin malam (28/02/2022) di halaman pesantren setempat.

“Makna nilai penghambaan dalam Islam ialah tunduk dan merendahkan diri serta patuh kepada Allah SWT, dengan menaati segala perintahNya, meninggalkan segala laranganNya, dan selalu berada pada jalanNya dalam rangka mendekatkan diri kepadaNya sekaligus mengharap pahala dan berhati-hati dari kemarahan serta hukumanNya,” lanjut Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Fakultas Ushuluddin Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk itu.

Bendahara Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Sumenep ini juga menegaskan, perintah shalat sejatinya adalah rahmat Allah SWT bagi umat Nabi Muhammad SAW, oleh karena itu melaksanakannya dengan penuh kekhusyukan dan ketulusan adalah bentuk syukur yang sebenarnya.

“Shalat adalah kendali manusia, karena shalat yang baik dan benar mampu mencegah mereka dari perbuatan keji dan mungkar,” tegasnya.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk itu juga menyatakan, bersujud dalam shalat adalah penyebab teraihnya syafa’at dan kedekatan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Di akhir penyampaiannya, Ketua Forum Da’i LDNU Sumenep ini mengungkapkan, Isra’ dan Mi’raj terjadi bukan atas kekuatan Nabi Muhammad SAW, akan tetapi atas kekuatan Allah SWT.

“Jadi, tidak logis jika masih mempertanyakan realita peristiwa Isra’ dan Mi’raj, karena kekuatan Allah SWT melampaui segala-galanya serta tidak terbatasi ruang dan waktu,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Ellak Daya, K. Hamidi Amin mengutarakan bahwa tujuan diadakannya acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini adalah untuk mengenang kejadian luar biasa yang terjadi kepada Nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah shalat lima waktu langsung dari Allah SWT.

“Dengan dilaksanakannya acara ini, kami berharap agar dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan semakin rajin beribadah, terutama ibadah shalat yg merupakan ummul ibadah,” jelas Ketua LDNU Lenteng itu.

Editor: A. Warits Rovi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga