Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Guluk-Guluk, menggelar Peringatan Hari Lahir (Harlah) NU ke-95 pada Selasa malam (2/1/2021) kemarin, bertempat di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-Guluk.
Acara yang dikemas dengan Istighotsah dan Ngaji ke-NU-an tersebut dihadiri langsung oleh Kiai Qumri Rahman, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Sumenep berserta jajaran kepengurusannya, Kiai Widadi Rohim, Ketua MWCNU Guluk-Guluk, KH. Muhammad Shalahuddin A. Warits, sebagai pengisi tausiyah atau narasumber, Kiai Ahmad Majdi Tsabit dan Kiai Ahmad Faris, Masyaikh Pondok Pesantren Annuqayah, serta kader-kader Ansor se-Kecamatan Guluk-Guluk.
K. Nurul Yaqin menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai rasa syukur kita sebagai warga NU pada umumnya dan Ansor khususnya.
“Kami sengaja melaksanakan kegiatan Ngaji ke-NU-an sebagai penegasan kembali kepada pengurus PAC dan Ranting bahwa sudah sepatutnya kita terus bergerak dan melestarikan tradisi budaya bersama masyarakat, tidak boleh kaum muda menjaga jarak dengan masyarakat, NU harus kita hadirkan kembali di tengah-tengah masyarakat,” pinta Ketua PAC GP Ansor Guluk-Guluk itu kepada hadirin.
Sementara itu, K. Qumri Rahman, Ketua PC GP Ansor Sumenep, menegaskan bahwa Pemuda Ansor itu wajib bergerak.
“Berkhidmat itu jangan nunggu ikhlas. Silahkan, saya terbuka bagi siapa saja kaum muda yang mau mengabdi di Ansor. Karena dengan aktif di Ansor, pasti akan bergerak, yang penting berergerak dulu. Karena dengan bergerak itu pertanda bahwa ia sudah berharakah dan ketika berharakah berarti ia sudah mendapatkan barakah dan dengan barokah InsyaAllah hatinya akan berubah, dari yang tidak baik menjadi baik,” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga disiarkan langsung melalui channel YouTube PCNU Sumenep, dikelola oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, yang sejak sebelum acara dimulai, para youtuber sudah menyiapkan alat-alatnya agar kader-kader NU yang tidak hadir ke tempat tersebut bisa menyaksikan langsung di rumahnya masing-masing secara virtual.
Atas dasar itu, Khalqi, Ketua Panitia Pelaksana Istighotsah dan Ngaji Ke-NU-an itu merasa sangat terharu melihat berjalannya kegiatan dengan penuh khidmah. Menurutnya waktu persiapan yang hanya tiga hari, sangat mengkhawatirkan akan mengecewakan banyak pihak, terutama jajaran Masyaikh Pondok Pesantren Annuqayah, Al-Is’af Kalabaan, dan Raudlah Najiyah, yang memang direncanakan hadir di kegiatan tersebut.
“Namun alhamdulillah, berkat kerjasama dari semua pihak, apalagi juga dibantu oleh LTN NU Sumenep yang telah menyiapkan alat-alat Live Streaming di YouTube, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Patut saya ucapkan terima kasih atas kontribusi materi, tenaga, jasa dan waktu yang diberikan oleh semua pihak,” ungkapnya penuh semangat.
Hal senada juga disampaikan Ketua Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Desa Karangsokon, Khairul Rahman, yang merespon positif acara tersebut. Ia sangat bangga bisa bergabung dengan organisasi kepemudaan NU itu. Menurutnya, setiap kegiatan yang digelar mampu memberikan penyegaran dan solusi.
“InsyaAllah kami akan selalu mensinergikan kegiatan kami di ranting sebagaimana kebutuhan masyarakat. Tentunya kami juga sangat butuh pendampingan secara intens dari kakak-kakak senior di Ansor,” harapnya.
Editor: Abdul Warits

