Pragaan, NU Online Sumenep
Nahdlatul Ulama atau NU adalah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang didirikan oleh para ulama. Hingga saat ini, banyak kiai serta tokoh agama yang aktif menjadi bagian dari kepengurusan NU, mulai di tingkat pusat hingga ranting. Karena itu, menjadi suatu keharusan bagi para santri dan pelajar untuk aktif pula di jam’iyah ini, guna melanjutkan perjuangan guru-gurunya.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh K. Musahwi, Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sentol Daya, Pragaan, Sumenep. Hal ini ia sampaikan sewaktu memberikan sambutan pada acara pembentukan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di LPI Nurul Ihsan desa setempat, Selasa (05/01/2020).
“Kiai dan guru kita semuanya adalah pengurus NU. Ada yang di tingkat ranting dan ada pula yang di Majelis Wakil Cabang Pragaan. Jabatannya juga bermacam-macam, ada yang di badan otonom dan lembaga. Oleh karena itu, kami sangat bahagia jika kalian bisa aktif pula di IPNU-IPPNU, agar regenerasi bisa terus berlanjut,” ujar alumni PP. Al-Ihsan Jaddung ini.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Dewi Ithma’annah. Sewaktu memberikan sambutan, ketua PAC IPPNU Pragaan ini dengan lantang berkata, “Ketika kalian sudah bergabung di IPNU dan IPPNU, tak ada yang perlu diragukan lagi, yakinlah bahwa kalian sudah berada di jalur yang tepat.”
Acara kemudian dilanjutkan dengan membentuk kepengurusan pimpinan komisariat. “Terpilih sebagai ketua PK IPNU Nurul Ihsan Irham Bisayril Akwan, sementara PK IPPNU dinakhodai oleh Zulfa Nur Imania,” kata Ainul Yaqin, Sekretaris PAC IPNU Pragaan, saat membacakan hasil keputusan rapat.
Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh K. Hambali, Sekretaris MWCNU Pragaan yang juga menjadi pengasuh di madrasah tersebut.
Pewarta: Ach. Khalilurrahman
Editor: A. Habiburrahman

