Image Slider

Bedah Rumah Ibu Maswa, Warga NU Berbagi

Pragaan, NU Online Sumenep

Pada hari Senin (4/1/2021) bedah rumah dluafa Ibu Maswa di Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan dimulai. Sejak peluncuran pertamanya, semua komponen NU bergerak. Mulai dari lembaga, Badan Otonom NU, tokoh masyarakat, dan mahasiswa Sekolah Kerja Lapangan (SKL) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudhatul Iman (Stidar) Ganding yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kecamatan Pragaan. Gerakan tersebut demi mewujudkan rumah dluafa yang lebih layak dan menyehatkan.

Program ini wacananya dimulai sekitar dua atau tiga bulan yang lalu, atas masukan Kiai Mashudi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pragaan Daya 1 dan tokoh masyarakat setempat yang amat prihatin atas keadaan rumah Ibu Maswa yang masih berupa gedek dan ditempati oleh lima orang anggota keluarga miskin yang masih dibawah umur, bahkan melebur dalam satu ruangan untuk shalat, makan, tidur dan beraktifitas.

Akhirnya NU-Care Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadakah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan yang di nakhodai Kiai Muhris Baharun malakukan survei pada tahun lalu dengan mendatangi rumahnya, dan melihat dengan cermat keadaan rumahnya sangat pantas mendapat dukungan dari Lazisnu dan warga yang peduli.

Melihat kenyataan itu Lazisnu menggalang dana dan bahan material bangunan dari berbagai pihak, mulai dari pengurus harian MWCNU, lembaga, Banom NU, PRNU, Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU), donatur tetap, dan simpatisan lainnya, termasuk dari unsur Pemerintah Desa Pragaan Daya dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di kawasan tersebut. Semua bergerak cepat, sehingga Senin kemarin meski belum terkumpul, pekerjaan terpaksa dimulai dengan bahan seadanya. Oleh karenanya, keluarga besar NU Pragaan berharap dalam proses pembangunan rumah, pintu hati nahdliyin dan relawan ikut terketuk untuk mengulurkan tangannya demi merealisasikan program unggulan MWCNU Pragaan hingga selesai.

Ibu Maswa seorang janda tua miskin yang tak mungkin membiayai sendiri merehab rumahnya. Dengan demikian, tentu butuh uluran tangan dari berbagai pihak, terutama untuk biaya dapur dan biaya tukang. Adapun tenaga kerja juga dibantu oleh simpatisan NU dan tetangga sekitar yang peduli, bahkan anak cucunya yang masih dibawah umur terlihat semangat bolak-balik membawa timba hasil olahan bangunan.

Tak hanya itu, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pragaan, Imam Ghazali pada hari Selasa (05/01/2021) datang memberi telur, serta Ketua Lazisnu datang ke lokasi membawa sembako untuk membantu dapur. Melihat kondisi yang amat terpuruk ini, terasa terenyuh seperti ada titik air mata tak kuasa bergelayut di rona pipinya para relawan yang datang ke lokasi di musim penghujan.

Ustadz Hamdani SH yang didaulat sebagai koordinator program bedah rumah meyakini bahwa dengan bantuan sederhana ini, insya Allah akan terus mengalir bantuan dari berbagai sudut.

“Ini bukan hanya soal Ibu Maswa, tapi soal kepekaan sosial, dan soal barakah muassis NU. Membantu ibu Maswa sama artinya membantu perjuangan Hadaratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari,” katanya menggugah kesadaran banyak orang untuk turut membantu.

Wakil Bendahara MWCNU Pragaan tersebut menegaskan bahwa sampai detik ini, bantuan terus berdatangan, terutama keperluan dapur, seperti lauk pauk, beras jagung, beras putih, ikan, air mineral, tahu, tempe dan lainnya.

Mengenai bahan material bangunan masih kurang lengkap. Berangkat dari permasalahan tersebut, Ketua MWCNU Pragaan, KH Ahmad Junaidi Mu’arif mengajak kepada segenap nahdliyin dan masyarakat untuk bersama-bersama mewujudkan rumah dluafa yang lebih layak. Peduli pada mereka adalah wujud kepedulian kita pada misi jamiyah yang berorientasi pada misi diniyah dan ijtimaiyah.

Pewarta: Ach Subairi Karim
Editor: Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga