Kota, NU Online Sumenep
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq mendorong agar organisasi pelajar NU juga masuk di segmen sekolah-sekolah negeri. Sebab, menurutnya, paham khilafah masih terus bergerilya dan menyasar para pelajar di sekolah negeri.
Hal itu disampaikan Kiai Pandji, sapaan akrabnya, saat menghadiri acara Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Sumenep Masa Khidmat 2022-2024, di Aula Kemenag Sumenep, Selasa (28/6/2022).
“Adik-adik IPNU saat ini masih kesulitan untuk masuk ke sekolah-sekolah negeri,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Kiai Pandji meminta kepada pihak berwenang, dalam hal ini Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi, untuk memberikan jalan agar IPNU-IPPNU bisa masuk ke sekolah negeri.
“Sampaikan kepada Bupati, agar IPNU bisa diberi jalan untuk masuk ke sekolah negeri. Karena saat ini banyak sekolah negeri yang Islamnya tidak jelas. Paham khilafah masih terus bergerilya di bawah,” tambahnya.
Dirinya pun mengajak kepada pengurus PC IPNU-IPPNU Sumenep yang baru dilantik untuk bersama-sama menjaga ideologi Ahlussunah Wal Jama’ah, utamanya di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
“Kami PCNU Sumenep mengajak untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai Ahlussunah Wal Jama’ah, utamanya di kalangan pelajar,” pintanya.
Diakhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya kepengurusan yang baru. “Selamat kepada pengurus PC IPNU-IPPNU Sumenep yang baru saja dilantik. Semoga amanah,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

