Image Slider

Momentum Ramadlan, LTM NU Sumenep Jalin Silaturahim dengan Takmir dan Guru Ngaji

Pragaan, NU Online Sumenep

Dalam rangka menjalin komunikasi dan konsolidasi dengan takmir masjid se-Kabupaten Sumenep, Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, menggelar silaturahim dengan takmir masjid dan guru ngaji se-Sumenep. Kegiatan bertajuk “Silaturrahim Kemasjidan dan Buka Puasa Bersama sekaligus Santunan Anak Yatim” ini dipusatkan di Masjid Al-Ghufron, Pragaan, Sumenep, Senin (26/04/2021).

Acara dimulai dengan pembacaan sholawat nariyah yang dipimpin oleh Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, KH Ahmad Junaidi Mu’arif. Antusiasme tampak dari jumlah kehadiran jamaah mengikuti kegiatan ini, hingga memadati halaman Masjid Al-Ghufron. 

K. Wakit Norussalam dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam acara terkait seperti LAZISNU, Lakpesdam NU dan BPRS Sumenep. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap MWCNU Pragaan yang telah berhasil menyelenggarakan acara ini dengan sukses, dengan melibatkan pengurus takmir, warga sekitar dan para guru ngaji. 

Ketua LTM NU PCNU Sumenep tersebut juga menyampaikan beberapa program utama LTM NU PCNU Sumenep selama bulan Ramadan 1442 H ini, di antaranya kegiatan bersih-bersih masjid (BBM), pelatihan sholat sempurna an-nahdliyyah, pelatihan tajhizul jenazah, pelatihan muharrik masjid dan acara silaturrahim dan buka bersama serta santunan anak yatim di tiga kecamatan, yakni Pragaan, Gapura dan Kota.

“Maksud dan tujuan dari acara ini adalah agar ada konsolidasi antara LTM NU Sumenep dengan masjid-masjid dan musholla se-Kabupaten Sumenep. Ke depan diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah yang bersifat ubudiyah, tetapi juga yang berkaitan dengan aktivitas sosial keagamaan, kesehatan dan perekonomian, kajian-kajian keagamaan serta pembuatan teks khutbah jum’at berbahasa madura. Kami akan menggandeng LAZISNU, LKNU, Lakpesdam NU, LTN NU dan lembaga-lembaga lain untuk merealisasikan program-program ini,” tutur K. Wakit. 

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Rais Syuriah MWCNU Pragaan, KH Zarkasyi Abdurrahim. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada LTM NU Sumenep yang telah memilih dan mempercayakan kepada MWCNU Pragaan sebagai MWC yang pertama kali melaksanakan program terkait di bulan Ramadlan tahun ini. 

“Terima kasih telah menggugah kesadaran kami untuk lebih mengoptimalkan peran-peran kemasjidan, khususnya di Masjid Al-Ghufron dan umumnya masjid-masjid di wilayah Pragaan. Semoga LTM NU Pragaan mampu menjadi model percontohan bagi MWC-MWC yang lain. Kita akan bersinergi dengan masjid dan musholla di Pragaan untuk melakukan gerakan-gerakan keagamaan sehingga kehadiran NU bisa dirasakan di semua sektor,” ungkapnya.

Sementara K. Zainul Hasan selaku Sekretaris PCNU Sumenep dalam tausiyahnya menjelaskan tentang arti penting mengembangkan masjid-masjid di lingkungan NU. Proses ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama para kiai, ustadz dan para guru ngaji. Baik di masjid maupun musholla. Tanpa dukungan semua pihak, niscaya program ini tidak akan berjalan secara optimal. 

“Hal ini akan menjadi titik tolak bagi masjid Al-Ghufron dan masjid-masjid lain di Pragaan agar juga meramaikan kegiatan-kegiatan berbasis masjid. Masjid dengan demikian mampu ramai dikunjungi nahdliyin dan nahdliyat untuk menghidupkan dan memakmurkan masjidnya masing-masing,” ujarnya.

K. Zainul Hasan juga mengimbau agar masjid mampu memberdayakan jamaahnya dan warga sekitar, tidak hanya pada hal-hal yang bersifat ubudiyah, tetapi juga pada aspek pengelolaan, manajemen, dan perekonomian. Supaya keberadaan masjid benar-benar nyata bisa dirasakan oleh jamaah atau warga. 

Selain pesantren, menurut K. Zainul, masjid merupakan benteng terakhir NU. Karenanya, masjid-masjid di Sumenep harus berisi ‘warna’ NU. Dua warna NU yang tak dimiliki oleh organisasi lain adalah adanya NU struktur dan NU kultur. Keduanya tidak dapat dipisahkan dan harus sama-sama kuat. Apalagi sebentar lagi NU akan menghadapi An-Nahdlah Ats-Tsaniyah. 

Acara kemudian diakhiri dengan pembacaan doa oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Muqri Prenduan, KH. Zainur Rahman Hammam. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian souvenir dari ketua LTM NU Sumenep kepada takmir Masjid Al-Ghufron. Disusul dengan pemberian santunan anak yatim, buka puasa bersama dan foto bersama pengurus MWCNU Pragaan, LTM NU Sumenep, serta pengurus Masjid Al-Ghufron. 

 

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga