Dungkek, NU Online Sumenep.
Dalam rangka merawat hubungan alumni dengan para kader, pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Dungkek menggelar reuni angkatan 2018 dan buka bersama kader IPNU IPPNU se-Kecamatan Dungkek pada hari Senin (26/04/21).
Kegiatan yang bertempat di kediaman Rekan Wildan Desa Romben Barat, Dungkek itu dihadiri oleh pengurus PAC IPNU IPPNU Dungkek masa khidmat 2018-2020, PAC IPNU IPPNU Dungkek masa khidmat 2020-2022, Pimpinan Komisariat (PK) Madrasah Aliyah Nasy’atul Muta’allimin Candi, PK Madrasah Tsanawiyah Nasy’atul Muta’allimin, dan Pimpinan Ranting (PR) Taman Sare.
Acara tersebut dibuka dengan pembacaan Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Kiai Agri, tokoh masyarakat desa Romben Barat dan dilanjutkan dengan pembacaan sholawat nabi yang dipimpin oleh Junaidi Waka tiga bidang dakwah dan pesantren PAC IPNU Dungkek masa khidmat 2018-2020.
Moh. Amin Rais, ketua PAC IPNU Dungkek menyampaikan, kegiatan reunian tersebut dari segala kebutuhan acara memang diambil dari para alumni, termasuk MC, pembaca sholawat, drijen, dan juga tempat acara kegiatan.
“Kami sengaja mengambil susunan kebutuhan acara dari para alumni. Selain kami dari pengurus lama bisa bernostalgia, para kader juga bisa memahami secara langsung talenta para alumni,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan reunian tersebut merupakan susunan kegiatan yang memang direncanakan selama bulan Ramadhan. Selain reunian, keesokan harinya ada kegiatan bagi-bagi takjil, Ngabuburit, dan buka bersama ala Pelajar NU.
“Ini merupakan serangkaian kegiatan yang kami rencanakan, esoknya ada kegiatan santai-santai. Supaya para kader tidak terlalu jenuh dalam berkegiatan yang sekadar seremonial,” ujarnya.
Moh. Syaiful Bahri, mantan sekretaris PAC IPNU Dungkek 2018-2020 menceritakan bahwa pengalamannya dulu setelah menghidupkan kembali IPNU IPPNU di Dungkek sangat sulit. Ia sangat mengapresiasi jika IPNU IPPNU Dungkek saat ini bisa berkembang dengan kegiatan yang tidak monoton.
“Dulu kami sangat sulit sekali, yang aktif mungkin hanya sebagian karena kegiatan yang terkesan membosankan. Saat ini kami bersyukur bila bakat dan bidangnya kader itu bisa dijadikan kegiatan,” pungkas santri sastra Kutub Jogja ini.
Wildan Ar, mantan Ketua PAC IPNU Dungkek 2018-2020 menambahkan, bahwa menurutnya kegiatan yang baik itu akan keluar dari tangan tangan yang kreatif. Maka di bulan Ramadhan ini lakukanlah kegiatan yang bisa membuat kader makin semangat dan progresif.
“kegiatan yang positif itu muncul dari Kader-kader yang aktif, maka di bulan Ramadhan ini lakukanlah kegiatan yang makin membuat kalian progresif,” tegas mahasiswa UIN sunan Kalijaga ini.
Pewarta: Moh. Amin Rais
Editor: A. Warits Rovi

