Image Slider

Mubes IKA P2AL, Kiai Ainul Yaqin: Ketua Alumni Sejatinya Adalah Komunikator

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk, K. M. Ainul Yaqin mengatakan, bahwa seorang ketua organisasi alumni sejatinya ialah seorang komunikator. Hal itu karena untuk menggerakkan alumni hingga akar rumput dalam mendukung kegiatan pesantren bukanlah hal yang mudah.

“Makanya perlu didukung oleh semua alumni di daerah masing-masing,” ujarnya saat Halaqah dan Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee (IKA P2AL). Kegiatan tersebut dipusatkan di Mushala Rayon KH. Ahmad Basyir AS, Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Guluk-Guluk, Sumenep, Sabtu (14/05/2022).

Ia menuturkan, pada mulanya ada organisasi alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee yang bernama Ikatan Santri Alumni Annuqayah Latee atau ISAAL. Namun, karena sudah habis masa baktinya dan tidak menyiapkan AD-ART, maka hingga detik ini belum dilakukan pergantian atau pemilihan pengurus.

“Karena itu, kemudian dibentuklah tim perumus AD-ART dan pengangkatan ketua organisasi alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee,” ungkapnya.

Disebutkan, bahwa proses penjaringan calon ketua alumni berbasis kultural, yakni masing-masing daerah mengusulkan nama-nama yang dipandang cakap untuk menjalankan amanah organisasi.

“Terutama dalam mengkoordinir silaturahim alumni dan menyampaikan pesan-pesan Pondok Pesantren Annuqayah Latee kepada alumni hingga akar rumput,” tutur Kiai Ainul.

Kemudian, nama-nama yang diusulkan kemudian disodorkan kepada tim istikharah untuk diketahui sosok yang paling layak. Hal ini dilakukan karena masing-masing nama mempunyai kelebihan dan kekurangannya yang berbeda.

“Nama-nama yang terpilih tersebut bukan yang paling bagus. Namun insyaallah yang paling tepat di saat yang tepat,” ujar Kiai Ainul.

Dirinya menyampaikan, dalam beberapa hal alumni tidak bisa menyampaikan pesan-pesan pesantren daerah, khususnya Pondok Pesantren Annuqayah Latee kepada seluruh alumni dan masyarakat secara umum.

“Oleh karenanya dengan adanya organisasi ini diharapkan dapat mengakomodir hal tersebut,” tegasnya.

Selanjutnya Kiai Ainul berharap agar program yang hendak dicanangkan IKA P2AL tidak benturan dengan program-program Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) sebagai organisasi alumni Pondok Pesantren Annuqayah secara umum.

“Insyaallah, tidak akan berbenturan misal dengan mengadakan kegiatan bersama. Karena target kita lebih kepada kegiatan-kegiatan dasar, bahwa santri yang sudah jadi alumni tetap merasa sebagai santri,” katanya.

“Hal yang paling penting bagi alumni ialah terus hadir dalam kegiatan-kegiatan alumni. Karena bila sudah hadir, saya kira ini sebagai ikhtiar untuk menjaga hubungan baik dengan pesantren dan pengasuh,” tegasnya.

Diketahui, kegiatan Mubes IKA P2AL tersebut juga diisi dengan Halaqah yang disampaikan KH. Abd. A’la Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Latee. Adapun tema yang dibahas ialah ‘Meneladani Sang Syahid KH. Abdullah Sajjad sebagai Guru Bangsa dan Agama’

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Latee, meliputi Kiai M Hazmi Basyir dan KH. A. Hanif Hasan. Hadir pula alumni senior Pondok Pesantren Annuqayah Latee, di antaranya K. Ahmad Sa’duddin, KH. Hayyi Syafi’ie, KH. Washil Hasyim, H. A. Pandji Taufiq dan alumni lainnya.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga