Manding, NU Online Sumenep
Struktur NU yakni Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) banyak mengetahui persoalan masyarakat. Problem tersebut diharapkan ditemukan jalan keluar lewat program yang sesuai dengan kebutuhan umat.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kiai Muhammad Bahrul Widad saat acara Turun ke Bawah (Turba) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep ke MWCNU Manding, Ahad (18/09/2022).
Katib PCNU Sumenep itu berharap, pasca Turba, pengurus bisa menggerakkan jamaah lewat kegiatan perkumpulan (rutin), lailatul ijtima, kegiatan insidental yang bisa bekerjasama dengan pesantren, madrasah, masjid ataupun mushala.
“Jika ingin melakukan penyegaran struktur, pengurus harus melibatkan tokoh kunci dan Nahdliyin,” pintanya.
Disebutkan, standar ranting yang kuat, antara lain: memiliki pengurus yang aktif dan memiliki program. Sedangkan secara administratif, ranting memiliki kantor, struktur, Surat Keputusan (SK) yang masih berlaku dan anggota sebanyak 75 orang.
“Di 40 hari pasca Turba, pasti ada perubahan. Karena hasil Konferensi Cabang (Konfercab) tahun lalu mengamanatkan pada MWCNU untuk menggerakkan ranting dan membentuk Pengurus Anak Ranting (PAR),” tuturnya.
Di saat yang sama, KH Yusuf Efendi Wakil Ketua PCNU Sumenep mengatakan, Turba yang hingga saat ini berjalan secara anjangsana, tujuannya untuk menguatkan jam’iyah dan jamaah.
Ia mengutarakan, peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dan 1 Abad NU sudah dekat. Berangkat dari inilah, PCNU sepakat membentuk kampung NU.
“Peringatan HSN dan 1 Abad NU bukan formalitas semata, tetapi memperbaiki dan meningkatkan kualitas keberadaan NU di masyarakat,” ucapnya.
Tak hanya itu, perubahan yang dilakukan oleh pengurus akan memberikan warna, bukan berbentuk label saja. Tapi bagaimana aspek agama, sosial kemasyarakatan, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sebagainya benar-benar berwarna NU.
“Seluruh hasil Turba akan ditelaah oleh PCNU untuk menemukan potensi yang harus dikembangkan. Sekali lagi, kedatangan kami bukan mencari kesalahan, tetapi memberikan solusi agar ke depannya lebih baik,” katanya meyakinkan pengurus MWCNU dan ranting.
“Mudah-mudahan pertemuan ini memberikan tambahan barakah dan ilmu yang bermanfaat sehingga bisa berkiprah lebih banyak di jam’iyah,” pungkasnya.
Editor : Ach Khalilurrahman

