Image Slider

Nahdliyin Diharapkan Lahirkan Ragam Karya seperti Muassis

Kota, NU Online Sumenep

Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) adalah perangkat departementasi NU yang mengembangkan penulisan, penerjemahan, penyiaran, penerbitan buku atau kitab, baik secara cetak ataupun online. Selain itu, juga dituntut untuk mengembangkan media informasi yang selaras paham Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

Penegasan ini disampaikan oleh Ustadz Firdausi saat memberikan sambutan di acara istighotsah dan silaturahim kru dan kontributor NU Online Sumenep di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Ahad (31/1/2021). Kegiatan yang juga live streaming di Youtube PCNU Sumenep tersebut mengusung tema ‘Meneguhkan Independensi Pers NU Menuju An-Nahdlah Ats-Tsaniyah‘.

Ia mengajak kepada seluruh kontributor untuk belajar pada Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari dan jajaran muassis NU. Di mana, semasa hidupnya para ulama pendahulu bisa melahirkan beragam karya yang memiliki banyak manfaat pada umat Islam.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan mengutarakan, bahwa dirinya didaulat sebagai ketua lembaga berdasarkan hasil istisyarah dan istikharah yang dilakukan oleh jajaran Syuriyah PCNU Sumenep.

“Kami tegaskan bahwa kami beserta jajaran pengurus lembaga menyatakan siap melanjutkan tongkat estafet ini dan menjadi corong seperti halnya menteri penerangan,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai dosen di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk tersebut menegaskan bahwa dirinya mengabdi situs resmi NU murni ikhlas tanpa mengharap apa-apa, mulai di tingkat PBNU, PWNU, dan PCNU,” curahnya.

Berkenaan dengan pengelolaan website, jajaran redaksi istikamah melakukan rapat bulanan yang dilaksanakan secara anjangsana. Maksudnya, rapat digelar secara bergantian dari masing-masing rumah pengurus.

“Yang dibahas dalam rapat bulanan tersebut antara lain: evaluasi kinerja pengurus, konten penulisan, penyempurnaan rubrikasi, tampilan, dan lainnya,” terangnya.

Alumni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya (kini UINSA) tersebut meminta dukungan doa kepada jajaran syuriyah dan dukungan moril kepada jajaran tanfidziyah untuk mendukung program LTN NU Sumenep. Karena sayap lembaga seperti Website, Radio Nusa FM, Medsos dan YouTube sudah berjalan.

“Perlu diketahui kiai, bulan lalu pcnusumenep.or.id menempati posisi di rating ketiga di tingkat Kabupaten Sumenep, terkait media online yang memberitakan tentang Sumenep. Alhamdulillah, situs resmi NU Sumenep bisa mendongkarak informasi aktual dan terpercaya,” tuturnya melaporkan kepada pimpinan.

Di akhir sambutannya, alumni Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan (kini IAIN Madura) menegaskan bahwa bulan Maret, pcnusumenep.or.id akan launching dan akan mengundang berbagai pihak, seperti dari Dinas Kominfo Kabupaten Sumenep, BMT NU, dan lainnya.

“Tetap semangat para pengurus dan kontributor, karena harakah kalian akan membawa barakah,” pungkasnya sambil menyitir pendapatnya KH A Pandji Taufiq.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga