Bluto, NU Online Sumenep
Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dimana amal kebaikan menjadi berlipat ganda. Pada momentum ini, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Fatayat NU Kecamatan Bluto punya program kolaborasi. Yakni, bagi-bagi takjil kepada pengendara yang melintas di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Bluto, Sumenep, Senin (18/04/2022).
Ketua PAC GP Ansor Bluto, Rofiqi mengatakan kegiatan kolaboratif ini mengusung semangat berbagi dan kepedulian kepada sesama umat Muslim. Selain itu, juga dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-88 dan Fatayat NU ke-72.
“Karena GP Ansor dan Fatayat NU ini sama-sama lahir pada tanggal 24 April, meski beda tahun berdiri,” ujar alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk ini.
Ia menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dipusatkan di ruas jalan provinsi Sumenep-Pamekasan. Hal tersebut untuk berbagi dengan umat Muslim yang sedang melintas yang notabenenya baru datang dari luar kota.
“Ini agar mereka dapat segera berbuka puasa ketika sudah tiba waktunya, tanpa harus repot membeli makanan di pinggir jalan. Sebab, sebagian dari mereka terkadang belum menyiapkan apapun untuk sekadar membatalkan puasanya ketika Maghrib tiba,” jelasnya.
Mantan Ketua 1 PC PMII Sumenep itu menyebutkan, bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan penuh kasih sayang dan segala amal kebaikan dilipat gandakan oleh Allah SWT.
“Makanya, di momen ini kami harap Ansor Bluto khususnya, semakin masif melakukan dakwah dengan penuh kasih dan sayang, serta menebar kebaikan dan manfaat kepada umat,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Bluto, Mamduhah. Dikatakan, kegiatan tersebut merupakan syiar bahwa organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama ini juga peduli terhadap sesama.
“Ini bentuk syiar kita bahwa Fatayat NU Kecamatan Bluto juga peduli kepada sesama,” terangnya.
Terkait pendanaan, Mamduhah menyebutkan bahwa itu diperoleh dari sumbangan swadaya dari kader Fatayat NU dan Ansor Bluto. Hal tersebut dilakukan untuk memupuk kemandirian organisasi agar tidak bergantung pada pihak-pihak tertentu.
“Semoga di momen Harlah ini Fatayat NU terus melakukan dakwahnya dalam menanamkan nila-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah kepada masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

