Gapura, NU Online Sumenep
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gapura Masa Khidmat 2021 – 2026 menggelar Peringatan Hari Lahir (Harlah) NU ke-98 dan Pelantikan Pengurus MWCNU Gapura, pada Sabtu (27/3/2021). Menghadirkan KH. Muhammad Shalahuddin A. Warits, Masyaikh Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk sebagai pengisi tausiyah ke-NU-an.
Secara resmi, Pengurus MWCNU Gapura Masa Khidmat 2021-2026 tersebut dilantik oleh Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH. Zainurrahman Hammam, dengan ditandai pembacaan Surat Keputusan (SK) Nomor: 092/PC/A.II/L-37/III/2021 oleh Sekretaris PCNU Sumenep, Zainul Hasan.
Dikesempatan yang sama, Pengurus Lembaga di lingkungan MWCNU Kecamatan Gapura secara resmi juga dikukuhkan oleh Rais MWCNU Gapura, KH. Fadhail dengan diawali pembacaan SK oleh Sekretaris MWCNU Gapura, H. Moh. Khofifi.
Lembaga-lembaga di lingkungan MWCNU Gapura yang telah resmi dikukuhkan diantaranya adalah; Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam NU), Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (NU-Care LAZISNU), Lembaga Takmir Masjid (LTM NU), Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN NU), Lembaga Kesehatan (LKNU), Lembaga Perekonomian (LPNU), Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP NU), Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) , dan lembaga lainnya.
Sebagai upaya memeriahkan peringatan Harlah NU ke-98, MWCNU Kecamatan Gapura telah menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif dengan melibatkan berbagai elemen di struktural dan kultural NU, salah satu kegiatan yang digelar adalah Silaturrahim Alim Ulama, Ziarah Muassis NU Gapura, Lomba oleh lembaga dan lainnya.
KH. Moh. Alwi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya bersama pengurus lainnya siap berkhidmat di NU dan memohon doa kepada semua elemen tokoh masyarakat agar selalu diberikan kekuatan dalam mengemban amanah selama satu periode ke depan.
“Atas nama Pengurus MWCNU Gapura kami memohon doa kepada semua pihak agar ke depannya mampu menjalankan amanah ini dengan baik. Tentu dengan doa dan dukungan semua elemen ini, kita menjadi bisa,” ujar Ketua MWCNU Gapura.
Tidak hanya itu, dirinya juga berharap agar dalam menjalankan amanah tersebut, juga diperlukan adanya sinergi yang kuat antara MWCNU Gapura dengan berbagai stakeholder, dalam hal ini tokoh masyarakat, pemangku kebijakan di tingkat kecamatan atau Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gapura serta lainnya untuk kemaslahatan umat.
“Kami perlu bergandengan tangan dengan semua pihak, utamanya Forkopimcam. Dengan begitu, penguatan ideologi dalam rangka memajukan peradaban bangsa melalui bingkai ke-Nu-an bisa lebih massif di tengah-tengah masyarakat Gapura,” imbuhnya.
Sementara itu, KH. Imam Hendriyadi meminta kepada seluruh pengurus MWCNU Gapura dan lembaga yang sudah dilantik agar betul-betul menjalankan amanah tersebut dengan sebaik mungkin. Karena, menurutnya, kebaikan yang tidak terorganisir akan mampu dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisir dengan baik.
“Saat ini, PCNU Sumenep terus melakukan penguatan ranting di berbagai desa. Hal ini sangat penting dilakukan, untuk menguatkan struktural dan kultural NU. Sehingga diberbagai sektor kehidupan masyarakat NU hadir,” ujar Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep itu.
Sebab itu, menurut Kiai Imam, sapaan akrab beliau, setidaknya ada dua hal yang penting dilakukan dalam rangka penguatan ranting, pertama penguatan struktural NU, dan kedua penguatan kultural NU.
“NU secara struktural harus lengkap, kuat dan berintegritas. Karena itu, semua desa di Kecamatan Gapura harus sudah terbentuk ranting NU. Kemudian kultural NU juga harus dimasifkan, melalui penguatan ideologi keagamaan dan gerakan-gerakan sosial kemasyarakatan,” pintanya.
Hal itu menurut beliau bisa diwujudkan dengan menggalakkan Lailatul Ijtima’ di ranting-ranting, pengajian-pengajian, bahkan Bahtsul Masail. Dengan begitu, NU akan kuat baik secara struktural maupun kultural.
Editor: A. Habiburrahman

