Image Slider

Tanamkan Pesan Perdamaian untuk Anak Usia Dini, LAZISNU Guluk-Guluk Gelar Seminar Parenting

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Pendidikan anak merupakan unsur terpenting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang baik. Sementara yang paling banyak berperan untuk mendidik anak adalah keluarga. Maka peran dan keterlibatan orangtua dalam membentuk karakter seorang anak di internal keluarga menjadi penentu baik tidaknya karakter anak tersebut.

Oleh karena pentingnya unsur keluarga dalam pendidikan dan penanaman karakter anak, NU-Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (LAZISNU) Kecamatan Guluk-Guluk menggelar Seminar Parenting bekerjasama dengan Wahid Foundation dan United Nations (UN) Women, pada Kamis (25/3/2021).

Acara yang berlangsung di Taman Kanak-kanak (TK) Al-Anwar Madaris 2 Annuqayah Kebun Jeruk Kecamatan Guluk-Guluk ini menghadirkan Ainul Hasanah, Dosen Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk sebagai pemateri.

Di kesempatan tersebut, pemateri secara spesifik menyampaikan materi terkait Mendidik Anak dalam Perspektif Adil Gender kepada orangtua atau wali dari anak-anak TK Al-Anwar yang hadir.

Dalam pendidikan anak, menurut pemateri, keterlibatan orangtua merupakan fondasi dasar. Karena sekolah pertama bagi anak adalah keluarga, selain lembaga pendidikan. Tumbuh kembang seorang anak ditentukan oleh peranan keluarga, terutama ibu sebagai sekolah pertama dalam benak masa kecilnya.

“Anak akan mengelola apa yang ia lihat baik dalam lingkungan keluarga ataupun di lembaga pendidikan. Tingkat IQ seorang anak cenderung lebih mudah memahami dan memiliki rasa ingin tahu yang begitu besar sehingga tugas orangtua bukan untuk melarang dengan kata-kata kasar. Karena hal itu akan mempengaruhi mental dan cenderung lebih mudah dikelola oleh alam bawah sadar anak-anak,” ujarnya memberikan materi.

Lebih lanjut, Ainul Hasanah menyampaikan pesan kepada segenap orangtua atau wali murid yang hadir, bahwa peran penting orangtua adalah mendidik dan menanamkan karakter baik kepada anak-anaknya.

“Maka, tugas orang tua adalah menjaga serta mengajarinya bereksplorasi,” ungkapnya mengingatkan.

Istibsyaroh, mewakili NU-Care LAZISNU Kecamatan Guluk-Guluk, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu bentuk mengkampanyekan perdamaian yang dimulai dari anak-anak.

“Karena anak merupakan buah hati yang masih sangat membutuhkan perhatian dari kedua orangtuannya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, sebagai upaya menanamkan karakter baik kepada anak, pihaknya juga menggelar lomba menggambar dan mewarnai yang diperuntukkan kepada anak-anak TK setempat.

“Ini kami lakukan sebagai wujud dari kampanye perdamaian melalui pendekatan kognitif kepada anak-anak, salah satunya menggelar lomba menggambar dan mewarnai dengan tema keluarga,” tegasnya.

Melalui kegiatan-kegiatan edukatif tersebut, dirinya berharap semoga terus tertanam pesan-pesan perdamaian kepada anak-anak didiknya, serta kepedulian untuk mendidikan anak sejak usia dini. Sehingga relasi anak dan orangtua dalam keluarga se semakin kolaboratif.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga