Gapura, NU Online Sumenep
Berih-bersih kuburan atau biasa disebut resik kubur, merupakan tradisi gotong-royong dan tradisi Nahdlatul Ulama (NU) sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Demi menyambut bulan suci ini, pengurus Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Grujugan, Gapura, Sumenep, melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) di salah satu pemakaman umum, tepatnya di Dusun Karang Mimba, Desa Grujugan, Kecamatan Gapura pada Ahad pagi tadi (14/02/2021).
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan pertama yang dikomandoi oleh Satuan Koordinasi Kelompok (Satkorpok) Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Moh. Ramdan yang didaulat sebagai koordinator menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud cerminan diri, bahwa pemuda NU sangat peduli dan merawat kebersihan makam. Tujuannya adalah agar para peziarah merasakan kenyamanan dan ketenangan.
“Berhubung pemakaman ini ditumbuhi banyak rerumputan di musim penghujan, kami terpanggil untuk membersihakannya, agar para peziarah merasa tenang dari gangguan hewan-hewan melata, seperti ular dan lainnya,” ungkapnya saat ditemui crew NU Online Sumenep.
Tak sampai di situ, dirinya menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan di Desa Grujugan, melainkan akan menyasar ke pemakaman lainnya di setiap Dusun.
Sementara itu, Asrawi mengapresiasi kegiatan tersebut. Ketua PR GP Ansor Grujugan tersebut menginginkan agar anak muda yang aktif di Ansor terlibat dalam problem-problem kemasyarakatan dan senantiasa meningkatkan kepeduliannya.
“Sebelumnya kami sudah gerakkan, agar anak muda Ansor berpartisipasi ketika ada salah satu masyarakat yang meninggal dunia di seluruh desa ini. Berkat arahan kami, alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan bersih-bersih makam desa,” paparnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Hasan, salah satu masyarakat sekitar yang menyaksikan kegiatan yang bertajuk sosial. Pria yang menjabat sebagai BPD Desa Grujugan tersebut memberikan apresiasi terhadap kinerja Ansor yang kegiatannya mampu menyapa akar rumput.
“Sangat luar biasa, teman teman bisa melihat problem kecil, namun berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat,” pungkasnya.
Pewarta : Abdul Warits
Editor : Firdausi

