Image Slider

Santri Annuqayah Pertahankan Tradisi Sowan pada Kiai

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Dalam tradisi pesantren, salah satu upaya untuk menjaga dan memperkuat hubungan kiai dan santri adalah sowan. Karena merupakan tradisi bersilaturahim kepada kiai atau guru. Atas dasar itu, pengurus Markaz Al-Lughah Al-Arabiyah (MLA) Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk sowan kepada para pengasuh di pesantren tersebut, Rabu (13/04/2022) di komplek pesantren setempat.

Untuk pengasuh yang disowani yaitu KH Moh Naqib Hasan selaku Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Utara sekaligus Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah dan Kiai Ubaidillah Tsabit selaku Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Nurul Hikmah sekaligus Sekretaris Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah.

Ketua MLA Annuqayah, Lu’luatul Kamaliyah mengatakan, sowan pengasuh dilakukan sebagai jalinan silaturahim sekaligus meminta arahan terkait MLA kedepannya.

“Banyak sekali wejangan para kiai pada kami, yang nantinya bisa memompa semangat para pengurus dan memperbaiki beberapa kekurangan. Kami yakin, MLA menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi santri Annuqayah, khususnya santri yang suka terhadap bahasa Arab,” kata santri Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk itu.

Mahasiswi Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk ini menegaskan, sowan pengasuh penting dilaksanakan guna mencapai kesuksesan. Sebab, bahasa Arab adalah bahasa induk amaliyah santri.

“Sehari-harinya tidak akan lepas dari bahasa Arab. Baik dari kewajiban syar’i ataupun kewajiban yang tertuang dalam program ataupun kalender pendidikan pesantren,” tegas santriwati asal Lenteng itu.

Menurutnya, apabila bahasa Arab bisa dimiliki walau tidak sampai dikuasai, setidaknya santri bisa memahami bacaan-bacaan dalam shalat dan teks dalam kitab turats.

“Bagaimanapun dan kapanpun, santri akan menjadi lebih baik bila ia menjadikan kitab turats sebagai rujukan ilmu. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita semua meningkatkan ilmu gramatika bahasa Arab. Terutama para sahabat yang memiliki peran dan tugas mengembangkan bahasa Arab sebagai bahasa Qur’an,” jelasnya.

Mantan Ketua Persatuan Santri Lenteng (Persal) Putri Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri ini mengungkapkan, kegiatan ini sebagai bentuk tabarukan kepada pengasuh. “Silaturahimnya santri adalah ngalap berkah,” ujar alumni Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) Annuqayah itu.

Dirinya juga menyatakan, sowan pengasuh bisa dijadikan media konsultasi terkait MLA dan kegiatannya. “Sehingga dengan itu, kami  terbantu untuk mencari solusi dari beberapa problem yang ada dan menemukan opsi untuk menjadikannya lebih produktif,” pungkasnya.

Editor : Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga