Image Slider

Tradisi Burdah Keliling, Kiat Masyarakat di Gapura Doakan Pandemi Berakhir

Gapura, NU Online Sumenep

Sudah menjadi tradisi di tengah-tengah masyarakat, bilamana ada marabahaya melanda, para tokoh dan kiai mengajak untuk menggelar doa bersama meminta perlindungan agar diselematkan. Ragam cara dilakukan, salah satunya membaca Qasidah Burdah secara bersama-sama sembari berkeliling kampung. Hal itu ditujukan selain untuk memohon keselamatan, juga untuk meningkatkan kepedulian antar sesama.

Seperti yang dilakukan Masjid Nurul Jadid Dusun Banjeru Desa Gapura Tengah Kecamatan Gapura, bekerjasama dengan Karang Taruna Bhakti Sosial, menggelar doa bersama sebagai wujud ikhtiar batin menghadapi pandemi, Sabtu (17/7/2021). Dikemas dengan pembacaan Qasidah Burdah berkeliling menyusuri jalan setapak di seantero Dusun Banjeru.

Kasus lonjakan pandemi Covid-19 yang kian memprihatinkan, membuat masyarakat bergiat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, seraya meminta perlindungan agar virus yang kali pertama muncul di Wuhan, Cina itu, segera diangkat dari muka bumi. Di samping itu juga tidak abai dengan ikhtiar lahir seperti mematuhi protokol kesehatan dan menaati kebijakan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Moh. Haris, Ketua Takmir Masjid Nurul Jadid menuturkan, bahwa kondisi saat ini sudah semakin memprihatinkan. Nyaris setiap hari speaker masjid menyiarkan tentang kabar duka. Penyakit yang diderita masyarakatpun terus bertambah. Meski tidak semuanya terkonfirmasi positif Covid-19.

Kenyataan tersebut membuat masyarakat lainnya tergerak menyampaikan usulan untuk menggelar doa bersama yang dikemas dengan pembacaan Qasidah Burdah keliling. Selang beberapa waktu, gagasan tersebut pun diwadahi melalui Takmir Masjid dan Karang Taruna sebagai organisasi para pemuda.

“Awalnya ini usulan masyarakat ya. Karena memang situasi seperti saat sekarang ini sangat memprihatikan. Sehingga kami pihak takmir masjid merasa penting membangun solidaritas masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan,” ungkap beliau.

Pria yang saat ini tengah berprofesi sebagai guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs.) Nasy’atul Muta’allimin Gapura itu menegaskan, bahwa pembacaan Burdah keliling tersebut akan terus berlanjut. Meski tidak secara berturut-turut setiap malam.

“Ke depan akan tetap kita lanjutkan ini. Karena memang kita harus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Agar segala marabahaya segera diangkat, dan kehidupan kembali normal seperti sedia kala,” imbuh beliau.

Sementara H. Rahmat Sekretaris Karang Taruna Bhakti Sosial mengatakan bahwa, selain merupakan ikhtiar batin menghadapi pandemi, juga menjadi media silaturrahim antar masyarakat. Sebab, ritual doa bersama yang digelar itu juga mengandung nilai gotong-royong dan kepedulian sesama.

“Ya selain untuk berdoa memohon perlindungan agar segala penyakit diangkat oleh Allah SWT, juga untuk memupuk semangat gotong-royong di tengah kehidupan sosial masyarakat. Sehingga ke depannya, kalo ada apa-apa ya kita terbiasa bersama-sama. Berjamaah,” imbuh beliau.

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya itu berharap agar masyarakat lebih kompak untuk menggelar kegiatan yang sama. Meski tidak harus Burdah Keliling. Akan tetapi yang terpenting adalah upaya mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

“InsyaAllah pandemi dan penyakit lainnya akan segera diangkat dari muka bumi. Mari kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” harapnya.

Ratusan masyarakat antusias mengikuti pembacaan burdah tersebut dengan tetap metahui protokol kesehatan. Tidak hanya diikuti para pemuda desa, akan tetapi semua pihak terlibat, mulai dari sebagian aparat Pemerintah Desa (Pemdes), sesepuh masyarakat, ibu-ibu rumah tangga, dan bahkan ada beberapa dari desa sebelah yang rumahnya berada di perbatasan, seperti Desa Gapura Timur.

Editor: A. Warits Rovi

 

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga