Kota, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep menggelar demonstrasi di depan Kantor Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sumenep, Rabu (2/2/2022).
Unjuk rasa yang melibatkan ratusan kader tersebut untuk menuntut pihak kepolisian menangkap pelaku pencemaran nama organisasi di media sosial. Sebagaimana termaktub dalam Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Dua hari sebelumnya, PC PMII Sumenep telah melayangkan laporan tertulis kepada pihak kepolisian terkait pencemaran nama baik yang dilakukan oleh salah satu media online. Massa aksi kemudian diterjunkan untuk memastikan pihak kepolisian segera menindaklanjuti pelaku yang diduga tidak bertanggungjawab atas perbuatannya.
Ketua PC PMII Sumenep, Qudsiyanto dalam orasinya membacakan beberapa tuntutan yang ditujukan kepada pihak kepolisian, antara lain pertama, segera tindak lanjuti pelaporan PC PMII Sumenep tentang pencemaran nama baik PMII. Kedua, menuntaskan laporan pencemaran nama baik terhadap PMII.
“Ketiga, tangkap penyebar hoax, karena tidak termasuk produk jurnalistik. Keempat, polisi jangan tebang pilih, segera lakukan aksi pengejaran terhadap salah satu pelaku yang masih buron,” ujarnya dihadapan massa aksi dan pihak kepolisian yang menemui.
Kemudian yang terakhir, imbuh Qudsi, sapaan akrabnya, tulisan tersebut tidak bersumber dari informan yang valid maka segera lakukan penangkapan terhadap wartawan atau yang terlibat karena tidak memenuhi kode etik jurnalistik.
Lima tuntunan tersebut, PC PMII Sumenep meminta Kapolres Sumenep segera melakukan penangkapan dalam kurun waktu dua kali 24 jam. Bila tidak, maka pihak mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih banyak.
“Karena tidak memenuhi kode etik jurnalistik. Kami minta pihak kepolisan segera melakukan penangkapan terhadap yang terlibat. Dalam kurun waktu dua kali 24 jam jika tidak ditangani, maka kami akan menggelar aksi lanjutan yang lebih besar, berhari-hari dan berjilid-jilid,” tegasnya.
Demonstrasi diakhiri dengan penandatangan pakta integritas antara PC PMII Sumenep dengan Kapolres Sumenep.
Editor: A. Habiburrahman

