Lenteng, NU Online Sumenep
Dalam rangka mengisi kegiatan menjelang libur Ramadhan 1443 H, Pondok Pesantren Bustanul Ulum Ellak Daya, Lenteng menggelar beragam lomba yang diikuti oleh seluruh santri.
Ragam lomba yang digelar sejak Sabtu hingga Senin (26-28/03/2022) ini di antaranya yaitu Muhafadhah Nahwu-Sharraf dan Cerdas Cermat Tajwid Al-Qur’an yang bertempat di ruangan setempat.
Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Ellak Daya, Lenteng, Kiai Hamidi Amin menuturkan, kegiatan ini diadakan untuk mengasah kemampuan santri selama belajar di pesantren.
“Dari itu diharapkan menjadi motivasi bagi santri untuk semakin semangat belajar dan meningkatkan pengetahuannya, terutama pada ketiga ilmu alat tersebut,” tuturnya.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk ini juga menyatakan, bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur’an, yang mana jika ingin memahami Al-Qur’an tentunya harus belajar ilmu tata bahasa Arab yaitu Nahwu dan Sharraf. “Karena dikatakan oleh para ulama, Nahwu adalah bapaknya ilmu dan Sharraf adalah ibunya,” terangnya.
Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Lenteng ini menambahkan bahwa Al-Qur’an, Hadits, dan kitab-kitab karangan Salafus Shalih yang membantu kita dalam menentukan hukum-hukum, itu semua menggunakan bahasa Arab.
“Maka dari itu, sangatlah penting bagi kita mempelajari ilmu tata bahasa Arab yakni Nahwu dan Sharraf agar bisa memperdalam pemahaman kita terhadap agama Islam,” jelasnya.
Menurut Alumni Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk ini, ilmu-ilmu agama lain bisa kita dalami setelah kita benar benar paham akan Nahwu dan Sharraf.
“Karena pada dasarnya Nahwu adalah ilmu yang mempelajari jabatan sebuah kata di dalam bahasa Arab dan mengetahui harakat akhirnya. Sedangkan Sharraf adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk kata di dalam bahasa Arab,” pungkas beliau.
Untuk diketahui, peserta lomba terdiri dari 30 orang santri putra dan 45 santri putri Pondok Pesantren Bustanul Ulum Ellak Daya, Lenteng.

