Image Slider

Urgensi Nilai-Nilai Pendidikan dalam Al-Quran

Judul                : Tafsir Tarbawi: Nilai-Nilai Pendidikan dalam Al-Quran        

Penulis             : Prof. Dr. H. Salman Harun        

Penerbit           : Lentera Hati  

Cetakan           : September, 2019

Tebal               : 279 halaman

ISBN               : 978-6027-720-954

Manusia adalah makhluk tuhan yang paling beruntung dari pada makhluk-makluk lainnya. Apa saja yang manusia inginkan, tugasnya hanya meminta kepada tuhan yang maha kuasa dan disertai usaha sebagai salah satu bekal dalam mencapai cita-citanya. Tuhan tidak akan pernah mengubah takdir setiap makhluknya selama ia tidak mau mengubahnya sendiri. Maka dari itu, sesuatu yang kita kerjakan harus melalui usaha sungguh-sungguh agar apa yang kita inginkan bisa mencapai kesuksesan.

Begitupun dalam dunia pendidikan, manusia merupakan salah satu makhluk yang wajib ikut andil dalam menyelenggarakan pendidikan. Karena manusia adalah orang yang akan memakmurkan bumi (khalifah fil ardi). Sebab itulah, maka sejak dari usia anak-anak, pendidikan itu sudah perlu ditanamkan secara mendalam. Pendidikan itu sangat penting dalam kehidupan manusia dan harus ditanamkan sejak dari usia dini sehingga pendidikan bisa dipakai dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Pendidikan juga harus ditempuh dengan pendekatan ataupun metode agar pendidikan yang didapat bisa dipertanggungjawabkan. Cukupnya pendidikan yang diterima anak sebenarnya lebih berharga daripada meninggalkan harta benda, karena pendidikan itu tidak akan berkurang bila digunakan, sebaliknya dengan harta. (hal. 44)

Prof. Dr. Salman Harun, dalam buku ini, memaparkan dua aspek pendidikan yang paling urgen diberikan kepada seorang anak menurut pandangan Islam yaitu pendidikan keimanan dan pendidikan hormat kepada orang tua. Pendidikan keimanan dapat diajari dengan mengamalkan dan meyakini adanya tuhan serta mematuhinya. Tuhan yang maha esa (tauhid) bukan tuhan yang banyak. Sedangkan, pendidikan hormat kepada orang tua adalah bisa berbuat baik kepada keduanya dan mematuhi segala peraturan yang diperintahkan selama tidak menyimpang dari ajaran syariat Islam. Serta mendahulukan kepentingan pihak yang lebih pantas didahulukan, yaitu kepentingan orang tua dari pada kepentingan diri sendiri. (hal. 24)

Selain itu, pendidikan juga dapat ditempuh dengan pemberian contoh atau keteladanan. Dengan pemberian contoh seperti pemberian kata-kata  nasihat yang baik, kata-kata itu dipraktikkan langsung oleh orang yang berkata, maka nantinya akan memberikan kesan dan pengaruh yang mendalam pada jiwa terdidik. Karenanya, ajakan itu perlu menggunakan materi-materi yang  menyentuh hati dan rasio. Salah satunya dengan memberikan keteladanan kepada peserta didik. (hal. 129)

Dalam surat An-nahl ayat 125-128 dapat dipahami adanya beberapa pendekatan atau metode pendidikan. Di antaranya seruan atau ajakan seorang guru untuk berdiskusi atau debat, hukuman, kesabaran serta tidak mudah putus asa. Implementasinya seruan dan ajakan dapat dilaksanakan melalui metode ceramah dan diskusi. Diskusi dilaksanakan dengan metode tanya jawab. Hukuman dilakukan dengan metode demontrasi serta ketabahan dilakukan dengan metode pemberian tugas. (hal. 132)

Begitulah pendidikan itu bisa dicapai melalui pendekatan-pendekatan yang telah dipaparkan oleh Prof. Dr. H. Salman Harun dalam buku yang berjudul “Tafsir Tarbawi: Nilai-Nilai pendidikan dalam Alquran” ini. Penulis buku ini juga mengajarkan pembaca untuk mengetahui betapa pentingnya sebuah nilai pendidikan bagi kehidupan. Pendidikan tidak hanya didapat di bangku sekolah akan tetapi semua orang, siapapun kamu, dan dimanapun kamu berada, semuanya bisa, berhak dan harus mendapatkan pendidikan.

Dalam buku ini juga, selain membahas metode pendidikan, materi yang disusun berdasarkan aspek-aspek ilmu pendidikan, seperti tujuan pendidikan, materi pendidikan, pendidikan intelektual, pendidikan keagamaan, bahkan pendidikan literasi dan sebagainya, kemudian disertai pembahasan tafsir ayat-ayat yang terkait.  Selain itu juga, buku yang dikarang oleh guru besar Tafsir Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah ini dalam setiap sub-sub judulnya terdapat kesimpulan berupa nilai-nilai pendidikan serta bagaimana implementasinya. Jadi, mudah bagi pembaca memahami berbagai isi dalam buku ini meskipun tanpa membacanya secara keseluruhan.

Buku ini dapat dijadikan rujukan dan bisa diminati oleh siapapun dan kalangan umum yang hendak memahami wawasan Alquran yang mengandung nilai-nilai pendidikan atau prinsip-prinsip pendidikan untuk diajarkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja, kekurangan dalam buku ini adalah ada sebagian bacaan bahasa arab yang ditulis dengan bahasa latin sehingga kurang menarik dan pembaca merasa kesulitan ketika melihat sekilas dalam buku ini. Tetapi, ketika pembaca benar-benar membaca, maka mereka tidak akan pernah bosan untuk menuntaskan bacaannya. Jadi meski begitu buku ini tetap asyik untuk dibaca.  Selamat membaca!        

* Uswatun Hasanah, Aktif di Kelompok Baca, Nulis dan Diskusi (KUBA NUDISK) PP. Annuqayah Kusuma Bangsa Putri.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga