Image Slider

Kolaboratif, Satkoryon Banser Zona Kepulauan Gelar Diklatsar

Nonggunong, NU Online Sumenep
Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nonggunong, Gayam dan Raas berkolaborasi menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar), Jum’at (24/12/2021). Bertempat di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong Pulau Sapudi.

Kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari mulai Jum’at (24/12/2021) hingga Ahad (26/12/2021) itu diikuti oleh 44 peserta utusan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nonggunong, Gayam dan Raas.

Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Sumenep, Hasyim Asy’ari menuturkan, Diklatsar Banser merupakan agenda kaderisasi wajib yang harus massif dilakukan. Hal itu dalam rangka membentuk kader yang berpaham Ahlussunah Wal Jama’ah guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Atas nama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumenep, kami mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Diklatsar ini dan semoga generasi muda NU tetap menjadi gerda terdepan untuk menjaga ulama dan NKRI,” tuturnya saat memberikan sambutan di acara Pembukaan Diklatsar Zona Kepulauan tersebut

Tema yang diangkat dalam kaderisasi baju loreng penjaga ulama dan kiai itu yakni ‘Merapatkan Barisan, Membentengi Ulama untuk Menjaga NKRI’.

Menurut Hafiz, Wakil Ketua PC GP Ansor Sumenep, Diklatsar merupakan wadah untuk membentuk kader secara terarah, terencana, sistemik, terukur, terpadu, berjenjang dan berkelanjutan. Kesemuanya itu dilakukan dengan tahapan dan metode tertentu.

“Dalam rangka menciptakan kader yang sesuai dengan nilai, prinsip, dan cita-cita organisasi,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum, KH. Sihabuddin Imam, mengaku bangga atas diselenggarakannya kegiatan pengkaderan tersebut. Ia pun mendorong para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan betul-betul me dalami materi yang disampaikan.

Pihaknya juga berharap, Diklatsar Banser dapat meningkatkan pengetahuan, mengembangkan potensi dan kecakapan dalam berbagai bidang. Serta mampu membentuk kader yang memiliki kecakapan mengelola organisasi yang profesional.

“Melalui Diklatsar Zona Kepulauan ini saya berharap bisa membentuk kader yang militan-ideologis, berkarakter, berdedikasi dan berintegritas tinggi. Membentuk kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan gerakan demi meneruskan cita-cita organisasi, dan perjuangan para ulama dan pendiri NU,” pungkasnya.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga