Gapura, NU Online Sumenep
Kiai Mursyid, Wakil Rais Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura menegaskan, NU bukan partai politik, tetapi jam’iyah diniyah ijtimaiyah.
“NU miliki Nahdliyin. Silahkan secara personal ikut dalam politik praktis, tapi jangan bawa nama NU,” katanya saat memberi pengarahan di acara Tasyakuran 1 Abad NU yang dihelat Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Gapura Timur, Jum’at (03/02/2023) di kediaman H Muhaimin.
Selain itu, ia memberikan arahan terkait keberangkatan pengurus dan warga NU yang hendak menghadiri acara Puncak 1 Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo.
“Peserta wajib mengikuti instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, agar perjalanannya lancar dan mendapat fasilitas yang dapat diakses oleh peserta,” imbaunya.
Dihubungi secara terpisah, Masduna Ketua Ranting NU Gapura Timur menyatakan, tidak semua orang mampu menjadi bagian di Puncak 1 Abad NU.
“Kami bersyukur di tahun ini tetap berkhidmat di NU dan mengembangkan organisasi secara bertahap, baik secara jam’iyah ataupun jamaah yang ada di semua segmen kehidupan dan dimensi sosial kemasyarakatan,” tuturnya.
Ia melaporkan bahwa pihaknya telah menyiapkan acara Hari Lahir (Harlah) ke-100 NU dan rokat dhisa yang menggandeng aparatur desa.
“Insya Allah akan dilakasanakan pada tanggal 19 Februari 2023, pukul 13.00 Wib. Acara ini akan diawali dengan semaan Al-Qur’an di seluruh masjid dan akan dikomando langsung oleh Pimpinan Ranting (PR) Jam’iyah Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama (JQHNU) setempat,” ucapnya.
Masduna mengimbau pada warga NU agar berkhidmah, istiqamah menjadi penggerak, inspirasi dan merangkul semua elemen masyarakat.
“Ingat, NU adalah organisasinya para ulama yang tentunya direstui oleh Allah dan Rasul-Nya.

