Lenteng, NU Online Sumenep
Panitia Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Lenteng mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan konferensi di mushalla setempat, Rabu (30/09/2026).
Rapat persiapan membahas sejumlah kebutuhan teknis, pembagian tugas, hingga kesiapan masing-masing seksi kepanitiaan. Dalam rapat tersebut, panitia membentuk sejumlah seksi beserta fungsi dan tugasnya, meliputi Seksi Kesekretariatan, Acara dan Persidangan, Perlengkapan, Konsumsi, serta Keamanan.
Ketua panitia Ustadz Marsuki menyampaikan bahwa secara umum kesiapan pelaksanaan konferensi telah mencapai 100 persen. Setiap seksi diarahkan mempersiapkan kebutuhan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing
“Semua yang terkait dengan pelaksanaan konferensi sudah dipersiapkan, termasuk pembentukan seksi-seksi serta fungsi dan tugasnya,” ujarnya.
Meski demikian, Ustadz Marsuki mengakui masih terdapat kendala dalam proses persiapan, salah satunya berkaitan dengan anggaran. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen panitia untuk menyukseskan seluruh rangkaian konferensi.
“Tekad semua seksi sama, bagaimana konferensi ini berjalan tertib dan aman, dengan harapan memperoleh hasil yang baik serta dapat diterima semua pihak,” ungkap Ustadz Marsuki.
Ia menegaskan bahwa konferensi bukan sekadar forum pergantian atau penataan kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang menjaga persaudaraan di antara warga Nahdlatul Ulama.
“Bagi kami, konferensi ini merupakan rumah kita yang harus dijaga dengan baik, terutama kondusifitasnya. Intinya, berbeda pilihan, tetapi yang perlu diingat, kita adalah sedulur di NU,” tegasnya.
Menurutnya, Konferensi MWCNU Lenteng akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2026 yang diawali dengan registrasi peserta pada pagi hari, dilanjutkan acara pembukaan, laporan panitia, serta berbagai sambutan dan tausiyah yang sekaligus membuka acara secara resmi.
“Memasuki siang hari, rangkaian kegiatan berlanjut dengan Sidang Pleno I hingga III yang mencakup pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban, serta sidang komisi organisasi, program, dan rekomendasi,” tambah Ustadz Marsuki.
Menjelang sore, agenda inti berupa Sidang Pleno IV digelar untuk memilih AHWA, Ketua MWCNU, dan pembentukan tim formatur, sebelum akhirnya ditutup secara resmi oleh panitia.
“Kami berharap konferensi ini akan berjalan sukses dan melahirkan kepengurusan yang amanah, solid, serta mampu membawa kemajuan bagi organisasi MWCNU Lenteng,” pungkasnya.
Editor: Abdul Warits

