Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-Guluk kembali melaksanakan kegiatan Bahtsul Masail. Acara yg sekaligus dilakukan santunan anak yatim ini dihelat di Masjid At-Taqwa, Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Ahad (28/02/2021).
KH. Md. Widadi Rohim menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh MWCNU Guluk-Guluk setiap bulan sekali, dengan tempat berpindah dari ranting satu ke yang lain.
“Kebetulan hari ini, kami melaksanakannya di Ranting NU Batuampar,” tutur Ketua MWCNU Guluk-Guluk ini.
Ia berharap, agarkegiatan ini mampu menjawab tantangan di era digital. Sebagai santri yang mengabdi di Nahdlatul Ulama, dituntut terus memperjuangkan amalan Ahlussunah wal Jamaah dan melestarikan tradisi-tradisi Walisongo yang telah diajarkan oleh para pendiri Nahdlatul Ulama.
“Kita tidak akan tertinggal dengan perkembangan zaman dan insyaAllah kita akan mampu mengendalikan dengan segenap kekuatan yang kita miliki,” ungkapnya.
Sementara itu, K Taufiq Ketua PRNU Batuampar mengaku sangat senang dan bangga sekali melihat semangat anak-anak muda yang berani memperjuangkan dan memperhatikan anak-anak yatim. “Karena mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita,” ujarnya.
Di sisi yang lain, Ustadz Imam Afifi Roqib juga mengaku senang bisa hadir dan berkontribusi dalam kegiatan ini. Dirinya mengungkapkan bahwa kerjasama antara BMTNU Guluk-Guluk dengan MWCNU, Banom dan Lembaga merupakan strategi awal bagi kami untuk mengembangkan perekonomian warga NU.
“Tidak hanya itu, kegiatan ini harus mampu mendorong hati orang-orang yang mampu untuk mengulurkan tangan kepada anak yatim dan kaum dluafa. Semangat gotong royong harus kembali dikuatkan,” tegas Kepala Cabang BMTNU Guluk-Guluk tersebut.
Santunan anak yatim yang diberikan kepada delapan orang ini dihadiri oleh KH. Kholilullah, KH. Nawawi, KH. Asmawi Rotib, KH. Wasik Baijuri, KH. Marzuqi, K. Ahmad Majdi Tsabit dan Ketua PRNU se-Kecamatan Guluk-Guluk. Selain itu, juga hadir santri dari utusan pondok pesantren di Kecamatan Guluk-Guluk.
Pewarta: Imaduddin
Editor: A. Habiburrahman

