Kalianget, NU Online Sumenep
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) pada Jum’at kemarin (2/7/2021) hingga Senin (5/7/2021) mendatang. Bertempat di Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget.
Acara yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini diikuti oleh sebanyak 86 peserta. Dengan rincian, peserta internal Komisariat PMII Unija sendiri sebanyak 70, dan delegasi dari komisariat lain di Jawa Timur sebanyak 16 orang.
Dengan mengangkat tema ‘Arus Balik Pergerakan’, diharapkan mampu mencetak kader militan, yang terus meneguhkan entitas PMII sebagai organisasi mahasiswa yang berkomitmen memperjuang hak-hak rakyat.
Qudsiyanto, Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) PMII Sumenep mengapresiasi kinerja panitia dan pengurus komisariat yang tetap menggelar PKD di tengah pandemi Covid-19 dengan meneraokan protokol kesehatan ketat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan kader dasar ini, di tengah pandemi sahabat-sahabat PMII Unija masih semangat dengan memperhatikan protokol kesehatan,” terangnya.
Mantan Ketua 1 Bidang Kaderisasi PC PMII Sumenep periode sebelumnya juga meminta agar tema yang diambil tidak hanya sebatas formalitas belaka. Melainkan harus mampu diwujudkan dengan lahirnya kader mujahid.
“Dengan tema Arus Balik Kader Pergerakan, kami berharap PKD PMII Unija kali ini mampu melahirkan kader mujahid, kader yang tidak melupakan arah untuk tetap berproses menjadi aktivis pergerakan,” imbuh Pria yang akrab disapa Qudsi itu.
Hal senada juga diungkapkan Syaiful Bahri, Ketua Komisariat PMII Unija, pihaknya mengaku bahwa selain meneguhkan entitas PMII yang sebenarnya, juga untuk mencetak kader yang mandiri dan militan dalam mengabdikan dirinya sebagai kader mujahid.
“Kita ingin mengembalikan dan meneguhkan identitas maupun entitas PMII yang sebenarnya. Serta menyiapkan kader yang memiliki kemandirian dan militan dalam menjalankan tanggungjawab,” ujarnya kepada NU Online Sumenep, Sabtu (3/7/2021).
Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wiraraja Sumenep ini berharap agar setelah pelaksanaan jenjang kaderisasi kedua di PMII, para kader mampu menciptakan terobosan baru dalam mengarungi perjuangan di organisasi mahasiswa yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama itu.
Selain itu pihaknya juga berharap kepada para kader yang sudah lulus PKD untuk membaktikan dirinya kepada agama, bangsa dan negara. Utamanya dalam menghadapi kondisi dan problematika kerakyatan yang hingga hari ini masih terus bergejolak.
“Sehingga nantinya kami berharap para kader dapat menjadi kader yang progress dan tanggap serta peka dalam membaca kondisi sosial,” pungkasnya.
Editor: Abdul Warits

