Pragaan, NU Online Sumenep
Di acara peringatan Milad Ke-10 Majelis Shalawat Nahjul Musthofa Prenduan, Al-Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud ijazahkan surban, imamah dan jubah pada Kiai Tibyan Syuja’ selaku pimpinan majelis shalawat.
Sedangkan Pimpinan NM Multimedia, Lora Ahmad Herzi Syuja’ dihadiahi cincin dari Yaman yang didalamnya bertuliskan shalawat Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, Rabu malam (28/12/2022) di Morsambung, Prenduan.
Sebelum mengisi ceramah agama, penceramah asal Probolinggo itu kagum pada dua lora ini. Ia teringat pada kisah kakak adik Habib Abdullah bin Husain bin Thahir dan Habib Thahir bin Husain bin Thahir yang sama-sama bekerja sama dalam berdakwah.
“Sama juga dengan Kiai Tibyan dan Lora Herzi. Mereka berdua bekerja sama dalam berdakwah. Sesama saudara kandung kompak demi menebar dakwah lewat majelis shalawat,” ujarnya di hadapan jamaah yang tidak beranjak dari tempat duduknya lantaran hujan.
Untuk Kiai Tibyan, pesannya, surban, imamah dan jubah ini dipakai setiap hadir dalam acara Nahjul Musthofa. Dikatakan olehnya, ijazah ini ia berikan seperti halnya Habib Umar mengijazahi surban kepadanya.
Alumni Pondok Pesantren Darul Musthafa Tarim itu mengutarakan, suksesnya sebuah acara bukan karena kondisi cuaca yang terang ataupun hujan. Karena pada hakikatnya, manusia ada yang dikatakan sukses dihadapan manusia dan Allah SWT.
“Orang yang sukses dihadapan Allah itu ada 2 syaratnya, yakni tergantung niat dan usahanya. Di hari akhir nanti, ada nabi yang rombongannya hanya ada dua, yaitu putra dan istrinya. Atinya, yang dilihat Allah bukan hasil, melainkan niat dan usaha dalam memperjuangkan agama,” ungkapnya
Baginya, Milad ke-10 ini sempurna. Karena para habaib, kiai, tokoh masyarakat dan jamaah ikut membaca shalawat. Keistiqamahan ini perlu dijaga. Jangan sampai surut.
“Acara ini demi kanjeng Nabi Muhammad SAW. Orang-orang yang hadir pada malam ini akan mendapat rahmat, tentunya perhatian khusus dari Rasulullah,” terangnya.
“Mudah-mudahan kedua bersaudara ini diberi umur yang barakah. Amal dan usahanya diterima dan dijadikan orang yang beruntung di dunia dan akhirat,” doanya.

