Image Slider

Istiqamah dalam Khidmah, Kiai Basyir Ketua PRNU Kasengan Manding Wafat

Manding, NU Online Sumenep 

Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kasengan, Kiai Basyir Sholeh, wafat, Selasa (27/10/2026).

Kepergian almarhum menjadi kehilangan bagi keluarga besar NU, khususnya di Kecamatan Manding. Semasa hidupnya, Kiai Basyir Sholeh dikenal sebagai sosok yang memiliki semangat tinggi dalam berkhidmah dan aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi NU.

Selain menjabat sebagai Ketua PRNU Kasengan, almarhum juga tercatat sebagai salah satu pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Manding.

“Kalau berbicara tentang khidmah beliau di NU, memang luar biasa. Beliau jarang sekali tidak hadir dalam kegiatan-kegiatan NU, seperti Bahtsul Masail maupun kegiatan-kegiatan dalam momentum tertentu, termasuk peringatan Hari Santri. Beliau selalu hadir,” ungkap Rahmat rekan dekat almarhum.

Ia mengaku tidak menyangka mendengar kabar wafatnya Kiai Basyir Sholeh. Pasalnya, dua hari sebelum kabar duka tersebut diterima, almarhum masih mengikuti kegiatan ziarah makam para muassis NU.

Menurut keterangan Rahmat, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh MWCNU Manding bersama lembaga dan badan otonom (Banom) NU dalam rangka memperingati Hari Santri. Dalam kegiatan itu, rombongan menziarahi tujuh makam muassis NU yang berada di wilayah Kecamatan Manding.

“Dua hari yang lalu, dalam rangka Hari Santri Nasional, MWCNU Manding bersama lembaga dan Banom mengadakan ziarah ke makam para muassis NU se-Kecamatan Manding. Ada tujuh makam yang kami datangi dan ziarahi. Beliau juga ikut serta dalam kegiatan itu,” jelasnya.

Ia menuturkan, keikutsertaan almarhum dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu gambaran nyata dari semangatnya dalam menjalankan pengabdian kepada NU. Karena itu, kabar wafatnya Kiai Basyir Sholeh menjadi sesuatu yang tidak disangka oleh dirinya dan rekan-rekan sesama pengurus.

Pengurus PC GP Ansor Sumenep ini menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat almarhum selama menjalankan khidmah di NU. Menurutnya, konsistensi tersebut layak menjadi teladan bagi Nahdliyin, terutama para pengurus ranting di Kecamatan Manding.

“Saya sangat bangga, salut, dan mengapresiasi beliau. Semangatnya luar biasa dan perlu dicontoh oleh kader NU,” tegasnya.

Informasi yang diterima NU Online Sumenep, Jenazah almarhum dijadwalkan akan disholatkan besok, Rabu (28/10/2026).

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga