Image Slider

Jalin Ukhuwah, Pagar Nusa Anjangsana ke Perguruan Silat se-Sumenep

Kota, NU Online Sumenep
Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Sumenep beranjangsana ke berbagai perguruan silat se-Kabupaten Sumenep. Agenda tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan selama Bulan Ramadhan.

Secara bertahap, Pengurus PC PSNU Pagar Nusa Sumenep menyambangi satu persatu perguruan silat di markasnya masing-masing. Pada 6 April 2022 lalu menemui Persinas Asad dan Walet Hitam, 7 April 2022 dengan PSHT dan Perisai Putih, kemudian pada 10 April 2022 dengan Nur Harias.

Ketua PC Pagar Nusa Sumenep, KH. Abdul Muiz menuturkan, bahwa silaturrahim ke seluruh perguruan silat se-Kabupaten Sumenep selain untuk mempererat persaudaraan, juga dalam rangka merawat bersama warisan leluhur bidang seni beladiri.

“Kita harus merawat bersama-sama tradisi seni beladiri yang ada di Nusantara ini. Baik itu Pagar Nusa, maupun perguruan silat lainnya. Karena itu, silaturrahim ini bagian dari upaya kami merawat hal tersebut,” ujarnya kepada NU Online Sumenep.

Menurut Kiai Muis, perguruan silat yang ada dan hingga saat ini masih berdiri kokoh, adalah satu pertanda bahwa Indonesia memiliki peradaban yang sangat tinggi. Warisan yang berupa seni beladiri dengan kemampuan dan keahlian masing-masing yang dimiliki merupakan mahakarya para pendahulu.

“Mari kedepankan kebersamaan, dan kesampingkan perbedaan,” pintanya.

Lebih jauh, Sekretaris PC PSNU Pagar Nusa Sumenep, Moh. Tiwdari Hammam mengatakan silaturrahim tersebut juga dalam rangka meminimalisir gesekan antar perguruan silat. Sebab menurutnya, hal tersebut merupakan tindakan yang tidak mencerminkan substansi seni beladiri.

“Antar perguruan silat, kita pasti berbeda, tidak mungkin sama. Tetapi perbedaan itu bagi kami bukanlah hal yang perlu dipertentangkan. Justru harus kita perkuat jalinan persaudaraannya. Bersama itu tidak harus sama,” ungkapnya.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep itu menambahkan, perbedaan merupakan kodrat kehidupan manusia di muka bumi. Karenanya, setiap perbedaan adalah anugerah Allah SWT yang tidak boleh dipertentangkan. Termasuk dalam hal sesama perguruan silat.

“Bila persaudaraan ini terjalin dengan baik, maka kita bisa untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di Sumenep,” imbuhnya.

Silaturrahim tersebut akan terus berlanjut, menyambangi beberapa perguruan silat lainnya. Di daerah Kecamatan Kota, ada Tapak Suci. Kemudian berlanjut ke Kecamatan Ambunten, menyambangi Perguruan Silat Macan Tutul, Pepsi Gajah, dan Kucing Hitam.

Di Kecamatan Pasongsongan, Perguruan Pepsi Naga, Benteng Sejati, dan Bintang Sembilan. Kemudian bergeser ke Kecamatan Pragaan, tepatnya perguruan Pamur dan Sinar Cimande.

Terakhir, di Kecamatan Kalianget Pengurus Cipta Sejati. Selain dengan perguruan silat, PC PSNU Pagar Nusa Sumenep juga akan silaturrahim ke beberapa kiai dan ulama se-Kabupaten Sumenep.

Editor: Abdul Warits

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga