Image Slider

Ketua LDNU Sumenep Ungkap Persamaan Berdirinya NU dengan Pengangkatan Nabi dan Rasul

Pragaan, NU Online Sumenep

Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Sumenep, Kiai Imam Sutaji mengungkap titik persamaan proses berdirinya NU dengan pengangkatan seorang Nabi dan Rasul sebagai utusan Allah SWT. Menurutnya, setelah Nabi Muhammad SAW wafat, NU ikut serta menjaga dan menyebar misi kerasulan.

Hal itu diungkapkan pada acara bertajuk Ngaji Kepemudaan yang diadakan oleh Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Aeng Panas, Pragaan, Selasa (27/12/2022).

“Salah seorang kiai pernah mengatakan bahwa seandainya ada nabi dan rasul sesudah Nabi Muhammad SAW, maka NU-lah yang pantas untuk mengganti perjuangan misi kerasulan para utusan Allah tersebut. Sebab jika kita perhatikan, sejarah berdirinya NU sama persis dengan proses diutusnya nabi dan rasul ke muka bumi,” terangnya.

Menurut Kiai Imam, setidaknya ada empat persamaan. Pertama, diangkatnya utusan Allah biasanya dilatarbelakangi oleh kondisi umat manusia yang mulai lupa dengan ajaran Allah yang hakiki. Demikian dengan NU, yang berdiri di saat orang Indonesia tenggelam dalam perang saudara karena perbedaan pemahaman agama.

“Agama yang mestinya menjadi penebar kedamaian justru menjadi sumber perpecahan dan pertikaian,” imbuhnya.

Kedua, utusan Allah dan NU ini juga sama-sama memiliki pengikut yang sedikit atau sukar ditentang. Ia berpesan, kepada pengurus GP Ansor untuk tidak merasa kecil hati karena apa yang dilakukan hari ini tidak mendapat dukungan orang banyak.

“Percayalah, suatu saat nanti apa yang kita usahakan sekarang akan berbuah manis di masa depan,” ujar alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.

Ketiga, Nabi dan Rasul Allah diutus untuk berdakwah dengan cara yang halus dan lemah lembut. Demikian halnya dengan NU yang juga melakukan cara serupa untuk menyampaikan niat baiknya. “Sedangkan yang keempat, baik utusan Allah maupun NU sama-sama meneguhkan pada pengikutnya untuk tidak melupakan sejarah,” pungkasnya.

Editor: Moh Khoirus Shadiqin

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga