Dungkek, NU Online Sumenep
Konferensi XI Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dungkek telah usai dilaksanakan. Sabtu (12/3/2022), di Pondok Pesantren Anwarul Abror Jadung Dungkek tersebut.
Forum permusyawaratan tertinggi di tubuh organisasi itu telah menghasilkan pucuk pimpinan baru yang akan menjalankan roda organisasi satu periode ke depan.
Melalui musyawarah mufakat Ahlul Halli Wal Aqdi, KH. Roji Fawaid Badlawi terpilih kembali sebagai Rais MWCNU Dungkek. Sedang H. Alvin Ni’am terpilih sebagai Ketua MWCNU Dungkek setelah memperoleh 7 suara, unggul dari empat rival lainnya.
Di hadapan seluruh hadirin dan peserta konferensi, KH. Roji Fawaid Badlawi, menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Rais.
“Sesuai kesepakatan tim Ahwa, yang memberikan kepercayaan ini, saya siap untuk bersama-sama membangun dan menjalankan NU di Dungkek untuk lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, H. Alvin Ni’am, Ketua Terpilih MWCNU Dungkek berkomitmen untuk meneruskan perjuangan para Muassis NU dalam membangun peradaban. Sebagaimana tertuang dalam tema Konferensi XI.
“Kita akan bersama-sama ke depan membangun peradaban Nahdlatul Ulama di Dungkek yang lebih baik. Sebagaimana yang dicita-citakan para Muassis terdahulu,” ujarnya kepada NU Online Sumenep.
Guna mewujudkan perabadan tersebut, menurut H. Alvin, diperlukan adanya upaya membangun kemandirian MWCNU Dungkek. Baik di bidang ekonomi maupun lainnya.
“Kemandirian ini menjadi sangat penting kita wujudkan, mengingat NU sebentar lagi akan menapaki usianya satu abad,” imbuhnya.
Kendati demikian, disebutkan H. Alvin, membangun peradaban dan kemandirian NU tidaklah mudah. Butuh proses dan kerja-kerja yang maksimal. Karenanya, ia juga akan menghidupkan PRNU dan PARNU di berbagai daerah se-Kecamatan Dungkek.
“Dengan begitu, akan mempermudah langkah-langkah organisasi yang kita tempuh,” terangnya.
Dirinya pun memohon doa kepada semua pihak agar mampu mengemban amanah tersebut. Dukungan dari semua pengurus NU tidak luput dari harapannya guna menjalankan roda organisasi.
“Mohon doa dan dukungannya agar ke depan kita diberikan kemudahan dalam berkhidmah di Nahdlatu Ulama,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

