Image Slider

KPNU Sumenep Rela Berdiri di Acara Mujahadah Kubro

Kota, NU Online Sumenep

Mujahadah Kubro 9999 Kader NU dan Doa 11 Kiai Jawa Timur yang dipusatkan di kompleks pemakaman KH Ageng Muhammad Besari, Tegalsari, Jetis, Ponorogo, mendapat respons dari 45 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur, khususnya dari Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU).

Koordinator Bidang Pengkaderan PCNU Sumenep menerjunkan kader sekitar  2 armada bus yang berangkat pada Ahad (19/06/2022) di depan gedung PCNU setempat, Jl. Trunojoyo 295 Gedungan, Batuan, Sumenep.

Moh Khoirus Shadiqin selaku peserta mujahadah mengatakan, sebenarnya banyak kader yang ingin menghadiri. Berhubung berbenturan dengan acara Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) dan semarak kegiatan haflatul imtihan di berbagai lembaga pendidikan Islam. Sebagian kader banyak yang memundurkan diri.

Dikatakan pula, dirinya bersama rombongan berangkat dari Sumenep jam 11.00 WIB. Saat di perjalanan, kader menghabiskan waktu untuk shalat dan makan di rest area ala santri. Artinya, di pinggir jalan pun, kader bisa menyantap makanan ala kadarnya.

“Rombongan sampai di Tegalsari jam 21.45 WIB. Tetapi di lokasi sudah dipadati oleh ribuan jamaah, sehingga pada akhirnya banyak kader yang berdesak-desakan untuk memasuki area utama,” ujarnya.

Sebagaimana dilansir NU Online Jatim, sebagian kader mengikuti acara di sebelah barat masjid sambil berdiri. Bahkan sebelum acara dimulai, jamaah mulai memadati di kompleks pemakaman Kiai Ageng Muhammad Besari.

Pria kelahiran Batang-Batang itu melaporkan bahwa, jamaah terlihat padat dari jalan menujukkan kompleks pemakaman.

“Walaupun kami tidak bisa berada di area utama atau tepatnya di depan panggung. Kami bersyukur, karena acara ini merupakan panggilan kader penggerak,” tegasnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga