Image Slider

Krisis Pangan Dunia, Ketua NU Sumenep Imbau Masifkan Lumbung Pangan

Gapura, NU Online Sumenep 

Beberapa waktu lalu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengumumkan bahwa dunia sedang dilanda krisis pangan. Hal tersebut tentu menjadi ancaman bagi keberlangsungan hidup penduduk bumi.

Krisis pangan tersebut disebabkan karena pandemi Covid-19 dan perang antara Rusia dan Ukraina. Dilansir dari kompas.com, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani memperkirakan ancaman krisis pangan dunia ini kian memburuk.

Atas dasar itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq mengajak kepada seluruh pengurus NU untuk memasifkan gerakan lumbung pangan. Menurutnya hal itu sebagai langkah antisipatif bilamana krisis itu terjadi.

“Mari kita galakkan lumbung pangan. Tentu dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Kita tahu, hari ini krisis pangan sedang melanda dunia. Jadi, lumbung pangan ini akan sangat bermanfaat,” ujar Kiai Pandji di hadapan seluruh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Gapura.

Lumbung pangan yang dimaksud adalah gerakan mengumpulkan gabah kering dari warga yang baru panen.  Digerakkan oleh PRNU untuk dihimpun. Kemudian disalurkan kepada masyarakat lain yang membutuhkan saat musim paceklik tiba.

Gerakan lumbung pangan telah dilakukan Kiai Pandji di salah satu desa di Kabupaten Sumenep. Melalui program yang diinisiasi Biro Pengabdian Masyarakat (BPM) Annuqayah. Hal itu cukup memberikan dampak positif terhadap stabilitas keberlangsungan hidup masyarakat.

“Dulu lumbung pangan ini pernah saya lakukan di BPM Annuqayah. Kita kumpulkan gabah kering dari hasil panen warga, kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan di saat masuk paceklik,” terangnya.

Menurut Kiai Pandji, PRNU sangat memungkinkan untuk menghimpun dari hasil panen warga. Sebab tradisi yang masih terjaga kuat di kehidupan sosial adalah ketika selesai panen masyarakat biasa mensedekahkan sebagian hasil panennya.

“Biasanya kan kalau baru selesai panen, masyarakat seringkali mensedekahkan sebagian untuk yang lain. Ini bisa gerakkan. Lalu kita himpun untuk pemberdayaan masyarakat juga,” pungkasnya.

Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga