Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Lapak Baca Keliling yang diinisiasi Komunitas Serikat Pemuda Guluk-Guluk mampu menyita perhatian banyak kalangan. Utamanya tenaga pendidik dan kaum pelajar di lembaga pendidikan pedesaan.
Ketua Komunitas Serikat Pemuda Guluk-Guluk, Moh. Faiq mengatakan, Lapak Baca Keliling menyasar ke berbagai lembaga pendidikan Islam di pelosok desa yang sulit mendapatkan akses perpustakaan daerah. Kegiatan tersebut telah berlangsung selama dua tahun.
“Awalnya lapak baca ini bertempat di depan kantor Kecamatan Guluk-Guluk. Kemudian agar lebih tepat sasaran, kami coba untuk keliling mendatangi beberapa lembaga pendidikan,” ujarnya kepada NU Online Sumenep, Rabu (1/6/2022).
Selain menyasar lembaga pendidikan, bila memungkinkan lapak baca keliling juga mendatangi tempat-tempat umum, seperti balai desa, atau kantor kecamatan.
Faiq menambahkan, tujuan dari lapak baca keliling ini tidak lain untuk menumbuhkan literasi di lingkungan pelajar. Sebagaimana visi dan misi lembaga pendidikan yang bertujuan mencerdaskan peserta didiknya.
“Ini bagian dari upaya kami menanamkan gemar membaca sedini mungkin, membangun kebiasaan membaca di lingkungan sekolah dan masyarakat, membentuk pola pikir siswa melalui buku yang mereka baca, dan mencipta iklim pengetahuan dan lingkungan belajar. Apabila semakin banyak bahan pustaka atau buku bacaan akan membangun perpustakaan umum di kecamatan,” imbuhnya.
Guna memasifkan gerakan tersebut, pihaknya bersinergi dengan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan. Unsur pemuda, pelajar dan mahasiswa secara umum dilibatkan untuk bergerak bersama.
Adapun buku yang disediakan sangat beragam. Mulai dari buku fiksi berupa cerita bergambar dan komik, hingga non fiksi seperti buku ilmiah dan pengetahuan umum.
“Ada sekitar 350-an buku, yang terdiri dari buku ilmiah, non fiksi, fiksi, cerita bergambar, komik, dan ilmu pengetahuan umum dan lainnya,” ungkap alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.
Dirinya pun bersyukur bahwa program tersebut telah terlaksana di beberapa tempat, antara lain: LPI Miftahul Jannah Desa Payudan Dundang, Ainul Falah Desa Bakeong, Attarbiyah Desa Guluk-Guluk, Al-Anwar Desa Payudan Daleman.
“Alhamdulillah berkat ada juga LPI di luar kecamatan yang meminta kami untuk menggelar lapak baca. Hari ini kami menyapa LPI Zainussalim Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding,” tutur Mantan Ketua Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Guluk-Guluk itu.
Faiq menegaskan, semua dilakukan bersama tim dengan niat tulus. Artinya, pihaknya melakukannya secara sukarela atau gratis.
“Bagi LPI yang menginginkan kami datang ke lokasi, mekanismenya sederhana. Pertama, menghubungi kami secara langsung dengan nomer yang telah disediakan. Kedua, mengatur jadwal lapak baca,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

