Pragaan, NU Online Sumenep
Benacana alam erupsi gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021) membuat banyak elemen pasang mata untuk mendonasikan hartanya. Salah satunya Al-Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba’abud melelang pakaian dakwahnya kepada jamaah pengajian guna disalurkan kepada warga terdampak dan korban eruspsi Semeru di Lumajang, Senin (6/12/2021) malam di halaman mushala As’adiyah Dusun Cecce’, Desa Prenduan.
Penceramah asal Kraksan, Probolinggo tersebut membuka lelang saat acara Milad ke-9 Nahjul Musthofa dan Hari Lahir (Harlah) ke-7 Ikatan Pemuda Sarkoju’ (IPS). Adapun pakaianya yang beliau lelang meliputi, imamah, jubah, sarung, baju koko, dan kaos.
Saat proses pelelangan, warga Lempager berlomba-lomba memasang harga yang tinggi untuk mendapatkan pakaiannya. “Barang siapa yang pasang harga paling tinggi dan tidak bisa dijangkau lagi oleh jamaah lainnya, maka dialah yang berhak mendapatkannya. Uang tersebut akan kami serahkan kepada NU Care – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pragaan untuk disalurkan pada warga terdampak,” ungkapnya di acara Lempager Bershalawat.
Mereka yang mendapatkan pakaian Habib Abdul Qodir antara lain, Kepala Desa Prenduan, Eko Wahyudi mendapat imamah dengan tebusan Rp. 12 juta dan jubah Rp. 2,5 juta. Juga bapak Tamim menebus sarung dan baju dengan masing-msaing harga Rp. 2 juta. Sedangkan kaos dalam didapatkan Kiai Muhammad Tibyan Syuja’ dengan tebusan Rp. 500 ribu.
Di kesempatan yang sama, ketua panitia, Lora Ahmad Hirzi bersama pengurus NU Care – LAZISNU Pragan menghitung perolehan lelangan. “Total keseluruhan Rp. 19.000.000,” ungkapnya.
Uang lelangan diterima secara simbolis oleh pengurus NU Care – LAZISNU Pragaan, yakni Lora Fatihul Abror.
Editor: Abd Warits

