Kota, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menginstruksikan kepada seluruh Nahdliyin untuk melaksanakan shalat ghaib dan tahlil bagi Almarhum Kiai A Munif Zubairi yang wafat pada pukul 23.00 Wib, Sabtu (23/09/2023) malam.
Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surat PCNU Sumenep Nomor 599/PC/A.II/L-37/IX/2023. Surat ini ditandatangani langsung oleh Rais Syuriyah KH Hafidzi Syarbini, Katib KH Muhammad Bahrul Widad, Ketua Tanfidziyah KH A Pandji Taufiq, dan Sekretaris Zainul Hasan.
“Diterbitkannya surat ini, PCNU Sumenep menginstrusikan kepada seluruh pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU), Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU), pengurus lembaga di semua tingkatan, badan otonom dan warga NU se-Sumenep untuk melaksanakan shalat ghaib dan tahlil,” demikian bunyi surat tersebut.
Selain itu, PCNU Sumenep menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya berkenaan dengan wafatnya Kiai A Munif Zubairi, Pengasuh Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin Gapura Sumenep sekaligus Wakil Rais PCNU Sumenep masa khidmat 2020-2025.
“Semoga amal ibadah dan pengabdiannya selama ini diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Amin,” sambung isi surat instruksi shalat ghaib dan tahlil ini.
Diketahui, jenazah almarhum dikebumikan di sebelah makam ayahnya, yakni Almaghfurlah KH A Zubairi Mz di kampung Battangan, Gapura, Sumenep.

