Batuputih, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Batuputih Gelar Konferensi ke-VII untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di periode berikutnya, Ahad (25/7/2021).
Acara yang digelar dengan peserta terbatas dan menerapkan protokol kesehatan ketat ini dipusatkan di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batuputih.
Hadir dalam acara tersebut, Pengurus MWCNU Batuputih, Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Sumenep, Badan Otonom (Banom) NU, PAC IPNU-IPPNU Timur Daya, serta perwakilan kader di jajaran Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU se-Batuputih.
KH. Ali Wafa, Ketua MWC NU Batuputih menuturkan bahwa meski masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), hendaknya tidak menyurutkan semangat pelajar NU untuk menunaikan kewajibannya. Sebab, menurut beliau, Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) hendaknya menjali landasan dalam menjalankan roda organisasi.
“Suatu organisasi yang baik ialah yang berjalan secara dinamis dan sesuai dengan PD/PRT. PPKM ini tidak dijadikan alasan bagi anak-anak IPNU IPPNU untuk melaksanakan kewajiban ini,” ungkap beliau.
KH. Ali Wafa juga mengapresiasi atas kegiatan yang digelar. Lantaran jajaran pengurus PAC IPNU-IPPNU Batuputih menyampaikan sambutan dengan Bahasa Madura. Sebagai bentuk kepedulian para pelajar NU terhadap kebudayaan lokal, bahasa ibu.
“Saya sangat bangga dengan anak IPNU-IPPNU yang bisa menyampaikan sambutannya dengan bahasa Madura seperti yang disampaikan oleh Rekan Mukhlisin perwakilan PC IPNU Sumenep,”
Sementara itu, Mukhlisin, mewakili PC IPNU Sumenep dalam sambutannya berharap agar momentum pergantian kepengurusan itu hendaknya dipersiapkan untuk mencetak generasi lebih baik dari yang sebelumnya. Sebab, menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin adalah bilamana mampu mencetak kader yang lebih baik.
“Kami mengharap kegiatan ini mampu mencetak generasi lebih baik dari yang sebelumnya, karena keberhasilan pemimpin itu yang mampu mencetak kadernya menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Mahasiswa semester akhir di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk Sumenep itu juga mengapresiasi atas kinerja panitia dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Meski masih dalam masa PPKM.
“Dengan persiapan yang sedemikian rupa meskipun sekarang masih PPKM dengan tekad yang kuat acara ini berhasil mendapat izin dari polsek dan MWC NU setempat,” imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Sugiyanto, Ketua PAC IPNU Batuputih juga mengatakan bahwa agenda Konferensi bukanlah sebatas formalitas belaka. Melainkan agenda terpenting untuk meregenerasi kepengurusan yang baru.
“Konferensi ini merupakan agenda terpenting untuk meregenerasi kepengurusan PAC IPNU-IPPNU Batuputih selanjutnya,” ungkapnya mengingatkan.
Kegiatan ini selain menerapkan protokol kesehatan, juga telah mendapatkan rekomendasi dari pemangku kebijakan setempat. Dalam hal ini Polisi Sektor (Polsek) Batuputih. Hal tersebut disampaikan Hosradi, Ketua Panitia Pelaksana Konferancab.
“Kami mengadakan acara ini sudah dapat izin dari polsek setempat, pungkasnya.
Editor: Abdul Warits

