Image Slider

Tips Buat Tahu Walik ala Warga NU

Bluto, NU Online Sumenep

Indonesia kaya dengan kuliner dan jajanan khas kedaerahan. Salah satunya tahu walik camilan khas masyarakat yang terkenal di beberapa daerah dan harganya merakyat.

Bagi warga NU di Kabupaten Sumenep, kurang lengkap jika tidak mampir ke kedai tahu walik top ten yang letaknya di dekat pertigaan Bluto.

“Bentuknya mirip dengan tahu bakso. Hanya saja perbedaannya adalah digoreng,” kata mas Sulistiawan saat diinterview oleh reporter TVNU Sumenep.

Pria kelahiran Desa Lobuk tersebut mengatakan, kedainya bukan setelah shalat Asar dan tutup jam 21.00 WIB.

“Sebelum masuk jam 21.00 WIB, dagangan kami ludes terjual,” imbuhnya.

Tak hanya itu, dirinya juga mempromosikan dagangannya lewat Media Sosial (Medsos), seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, dan Twitter. Sebab warga melenial lebih suka pesan via WhatsApp.

“Usai digoreng, pemesan langsung menjemputnya ke sini. Terkadang kami yang mengantarkannya ke kediamannya sesuai alamat yang dikirimkan,” ungkapnya di kanal YouTube TVNU Sumenep.

Mas Sulis sapaannya menegaskan, pendapatan setiap harnya minimal Rp. 700.000,-

“Alhamdulillah, walaupun sedikit, bagi kami adalah sebuah keberkahan dalam mencari rezeki,” tuturnya mantap.

Di tempat yang berbeda, ibu Ningsih selaku penjual tahu walik rumahan mengutarakan bahwa, harga perbijinya Rp. 500,-. Biasanya tahu walik paling enak dicocor pakai saos tomat yang pedas.

“Dagangan kami sering dititipkan di toko paman untuk dijual,” kata Nahdliyat itu saat dikonfimrasi oleh reporter NU Online Sumenep di kediamannya Desa Pragaan Laok, Senin (4/10/2021).

Cara Membuat:

Cara membuatnya sangat sederhana. Sebab bahan-bahannya mudah dijumpai di pasar tradisional. Berikut resep menurut ibu Ningsih.

Bahan:

  1. Bisa menggunnakan daging ikan laut, sapi, atau ayam.
  2. Tahu yang sudah digoreng.
  3. Tepung tapioka.
  4. Penyedap rasa.
  5. Garam secukupnya.

Cara Membuat:

  1. Kecuali tahu yang sudah digoreng, seluruh bahan adonan diaduk rata pakai air secukupnya.
  2. Adonan dimasukkan ke dalam tahun goreng yang sudah dibalik.
  3. Kemudian digoreng di atas minyak dengan api yang sedang. Tunggu sampai berubah warna kekuning-kuninganan.
ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga