Kota, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sumenep menggelar Halaqah Islam Wasathiyah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Hotel Azmi, Jalan Kapten Tesna, Nomor 07, Demala, Pajagalan, Kota Sumenep, Senin (27/06/2022).
Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Mari Kembalikan Madura yang Rendah Hati dan Penuh Toleran’. Adapun narasumber yang diundang dalam kegiatan ini ialah Islah Bahrawi, Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia.
Ketua Lakpesdam NU Sumenep, Ekoyanto mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka merespons situasi kekinian di Indonesia dan Madura khususnya, bahwa mulai berkembangnya kembali isu radikalisme, intoleransi, serta paham keislaman lain yang kurang sejalan dengan prinsip kebangsaan dan Pancasila sebagai ideologi tunggal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kegiatan ini merupakan bentuk respons atas kembali munculnya isu radikalisme, intoleransi dan paham keislaman lain yang tidak sejalan dengan prinsip kebangsaan di Indonesia secara umum, dan Madura secara khusus,” ujarnya kepada pcnusumenep.or.id.
Dirinya menyebutkan, kegiatan ini secara umum bertujuan untuk mengembangkan keberagaman yang inklusif dan toleran yang selama ini tertanam dalam kultur masyarakat Sumenep secara khusus dan Indonesia secara umum. Serta, untuk mendinamisir kehidupan umat beragama agar nyaman hidup berdampingan.
“Bahkan, diharapkan dapat terbentuk wadah yang menjadi tempat umat beragama berjejaring dan berkomunikasi tentang persoalan-persoalan sosial-keagamaan,” tegasnya.
Diketahui, hadir dalam kegiatan ini Ketua PCNU Sumenep KH A Pandji Taufiq bersama jajarannya, serta pengurus lembaga dan pimpinan banom NU di Sumenep. Hadir pula perwakilan pimpinan ormas dan OKP di Sumenep, serta undangan lainnya.
Editor: Ibnu Abbas

