Gapura, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kecamatan Gapura menggelar kegiatan Zimat Ramadlan 1442 Hijriyah sebagai wujud mengolah dan mengasah spiritual untuk memperbaiki budi pekerti.
Zimat Ramadlan ini merupakan singkatan dari tiga rentetan kegiatan yang berlangsung selama dua hari. Yakni Ziarah Muassis NU Sumenep dan Silaturrahim ke Pengurus Ranting (PR) NU se-Kecamatan Gapura yang dilangsungkan pada Jum’at 30 April 2021 kemarin dan Bagi-Bagi Takjil kepada Pasien Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gapura yang akan digelar pada Senin, 3 Mei 2021 lusa.
Ziarah ke Muassis NU dimulai dari Maqbarah KH. Muhammad Ilyas Syarqawi, di kompleks Makam Pahlawan Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk. Kemudian dilanjutkan ke Maqbarah KH. Moh. Abi Sujak di Desa Kebunagung Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.
Kiai Tirmidzi Mas’ud, selaku Ketua PAC PSNU Pagar Nusa Gapura menuturkan bahwa kegiatan tersebut digelar dalam rangka menguatkan spiritualitas. Menurut beliau, meski berlatarbelakang dunia persilatan yang identik dengan beringas dan keras namun harus mampu meningkatkan spiritual sebagai ciri khas dan karakteristik pagar NU.
“Di Pagar Nusa kita memprioritaskan budi pekerti atau akhlaqul karimah dan tidak hanya mengedepankan olah fisik belaka. Karena itu menjadi sangat penting meningkatkan spiritualitas tersebut,” ujar beliau.
Kiai yang juga Masyiakh Pondok Pesantren Al-In’am Desa Banjar Timur Kecamatan Gapura ini juga menambahkan bahwa selain meningkatkan unsur spiritualitas, tepenting adalah bagaimana bisa memahami sejarah berdirinya NU di Sumenep. Setidaknya dimulai dari mengenali pada Muassis.
“Kita harus menanamkan pengetahuan sejarah berdirinya NU di Sumenep. Pagar Nusa sebagai anak dari NU, maka menjadi suatu keniscayaan untuk memahami sosio-historis NU Sumenep. Biar tidak seperti kacang lupa kulitnya,” imbuh beliau.
Editor: Abdul Warits

