Image Slider

Di Momentum Maulid Nabi dan Hari Santri, NU Lenteng Resmi Dilantik

Lenteng, NU Online Sumenep

Bersamaan dengan momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri 2021, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Lenteng Masa Khidmah 2021-2026 resmi dilantik, Rabu (21/10/2021).

Acara yang dipusatkan di kantor MWCNU setempat itu dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lenteng.

Kepada jajaran pengurus MWCNU Lenteng yang baru dilantik, Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq mengingatkan, agar menjadi pengurus yang mau mengurusi NU. Bukan malah menjadi pengurus yang menjadi urusan NU.

Dalam menjalankan roda organisasi, Kiai Pandji juga mengajak untuk menggunakan pendekatan, yang dibangun antar pengurus dengan pengurus lainnya. Hal itu sebagai bentuk memulai sesuatu dari diri sendiri, atau ibda’ binafsik.

“Mengurusi NU jangan menggunakan rumus matematika. Tapi gunakan pendekatan. Bangun kedekatan antar pengurus. Memulai sesuatu dari diri kita sendiri,” ungkap beliau.

Sementara itu, Ketua MWCNU Lenteng, Kiai Moh. Saleh Hasan mengatakan bahwa setelah pelaksanaan Konferensi beberapa waktu lalu, pihaknya membentuk struktur kepengurusan hingga menyiapkan acara pelantikan, dengan estimasi waktu 17 hari.

“Angka 17 merupakan jumlah hari persiapan pelantikan MWCNU. Dari konferensi, pembentukan struktur kepengurusan hingga pelantikan saat ini,” ungkap beliau saat memberikan sambutan.

Menurutnya angka 17 merupakan angka baik. Mengingat angka tersebut merupakan tanggal bersejarah bagi negara dan agama. Indonesia merdeka tepat di tanggal 17 Agustus 1945, pun juga Al-Qur’an diturunkan bertepatan pada tanggal 17 Ramadhan. Dengan begitu ia berharap akan menjadi awal yang baik untuk meneruskan perjuangan di Nahdlatul Ulama.

“Arti dari angka 17, terjadi di tanggal kemerdekaan Indonesia. Dan 17 Ramadhan merupakan waktu diturunkannya Al-Qur’an. Semoga ini menjadi dasar kesemangatan dalam berkhidmah di MWCNU,” imbuh beliau.

Lebih jauh, Kiai Saleh mengaku bahwa dalam proses pembangunan kantor MWCNU Lenteng yang sudah hampir rampung itu, beliau sempat didatangi Alm. KH. Maimoen Zubair. Dengan menyampaikan salah satu penggalan ayat Al-Qur’an surah Ali Imran, ayat 96:

اِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُّضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِيْ بِبَكَّةَ مُبٰرَكًا وَّهُدًى لِّلْعٰلَمِيْنَۚ

Artinya: Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.

“Dalam Proses pembangunan Kantor MWC NU, kami di datangi Alm. KH. Maimone Zubair dengan mengutip salah satu penggalan ayat Al-Qur’an,” ungkap beliau menceritakan.

Camat Lenteng, Joko Satrio berharap, dalam rangka memajukan Kecamatan Lenteng untuk kepentingan masyarakat, pihaknya meminta saling bersinergi. Salah satunya dengan intens melakukan komunikasi dalam memberikan masukan-masukan terbaik.

“Semoga ke depannya kita bisa bergandengan tangan untuk memajukan masyarakat Lenteng lebih baik,” pungkasnya.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga