Image Slider

Hilal Tidak Terlihat, 1 Ramadhan 1443 H Jatuh pada Ahad

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Setalah melakukan kegiatan kunjungan belajar ke Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Jawa Timur, pengurus Lajnah Falakiyah Annuqayah (LFA) Guluk-Guluk Masa Khidmat 2021-2022 kembali melaksanakan kegiatan rutin tahunan, yaitu rukyatul hilal 1 Ramadlan 1443 H.

Dalam hal ini pengurus LFA bekerja sama dengan Fakultas Syariah IAIN Ponorogo. Rukyat yang dilakukan kali ini dihadiri oleh Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Ponorogo, Bidang Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo, mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Raudlotul Mujahidin Ponorogo, mahasiswa Universitas Darussalam (Unida) Gontor Ponorogo, Pengadilan Agama Ponorogo, dan Praktisi Ilmu Falak setempat.

Rukyat dilakukan ketika matahari hampir terbenam pada hari Jum’at (01/04/2022) yang dipusatkan di Watoe Dhakon Observatory IAIN Ponorogo.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, Moh Affan Ridlallah selaku Penasehat LFA memberikan pernyataan terkait tujuan kegiatan tahunan ini.

“Kegiatan ini bertujuan agar kita mengetahui bagaimana bentuk bulan tsabit secara sempurna, bisa mengamati bulan dengan jarak lebih dekat, dan lebih pentingnya lagi memahami kendala yang terjadi ketika merukyat,” papar Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk itu.

Prosesi rukyatul hilal berlangsung dengan penuh khidmat yang diawali oleh tim BHR Kemenag Ponorogo, pengurus LFNU Ponorogo, dan dilanjutkan oleh pengurus LFA.

Setelah dilakukan rukyat, berdasarkan hasil hisab, hilal masih mencapai 2,13 derajat. Sedangkan berdasarkan hasil rukyat hilal tidak terlihat karena adanya mendung di bumi Ponorogo.

Menanggapi hal di atas, Affan memberikan penjelasan ketika hilal tidak terlihat karena mendung dan berdasarkan hisab hilal memang tidak memenuhi kriteria imkanur rukyat yang telah ditetapkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yaitu 3 derajat.

“Jika demikian, maka berlakulah istilah Wilayatul Hukmi, di mana ketika di suatu tempat rukyat tidak melihat hilal seperti di Ponorogo, Bukit Condrodipo Gresik dan Tanjung Kodok Lamongan Jawa Timur, maka pemerintah akan menetapkan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada hari Ahad tanggal 03 April 2022,” katanya.

Kendati demikian, ia menegaskan agar masyarakat tetap menunggu hasil ikhbar dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan PBNU.

“Kita tetap menunggu ikhbar dari Kemenag dan Lembaga Falakiyah (LF) PBNU yang akan digelar sesaat lagi,” pungkasnya.

Editor : Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga