Image Slider

Ketua Ansor di Lenteng: Kader Ansor Itu Prajurit NU

Lenteng, NU Online Sumenep

Kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah prajurit Nahdlatul Ulama (NU) yang harus mengawal, menjaga, dan membela marwah NU. Apalagi tantangan ke depan lebih konkret seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Lembung Barat, Lenteng, Fauzi saat memberikan sambutan dalam kegiatan rutin bulanan Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Lembung Barat, Ahad (22/05/2022) malam di rumah sahabat Aldi, Lembung Barat, Lenteng.

“Kalian ini adalah prajurit NU. Mengawal, menjaga, dan membela marwah NU merupakan tugas wajib kalian,” tegasnya dengan penuh semangat di hadapan kadernya.

Mahasiswa Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura ini juga mengungkapkan, medan perjuangan hari ini tidak lagi di arena fisik, mengingat kelompok-kelompok yang tidak suka terhadap NU sudah lihai menggunakan teknologi untuk menyerang. Tugas kader Ansor semakin berat.

“Sekarang bukan berperang dengan otot. Medan pertarungannya bukan lagi fisik, tapi psikis. Kelompok yang tidak suka NU sudah menggunakan berbagai cara, termasuk memberikan stigma buruk terhadap NU melalui media sosial,” ungkapnya.

Aktivis Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep ini juga meminta generasi penerus NU untuk memperkuat Cyber Army sebagai suatu langkah penting untuk menangkal berkembangnya paham radikal di Indonesia.

“Ansor adalah prajurit NU dan gadget kalian adalah senjatanya. Jangan biarkan paham radikal berkembang di Indonesia kita tercinta ini. Mereka hanya akan menciptakan perpecahan yang akan menyebabkan negara ini hancur,” tandasnya.

Tidak hanya itu, Fauzi menyatakan siap membantu perjuangan Ansor ke depan. Pihaknya bersyukur apabila majelis-majelis keilmuan yang digelar oleh kader NU dilaksanakan di pondok pesantren atau madrasah sekitar.

“Saya bersyukur sekali, jika ke depan masih berkenan meletakkan majelis-majelis keilmuan di pondok pesantren atau madrasah. Apalagi itu berkenaan dengan NU,” jelas alumni Madrasah Nurul Yaqin Lembung Barat, Lenteng itu.

“Memasuki era industri 5.0 ini, kader Ansor juga diharapkan mampu menjadi taming terdepan dalam menepis segala bentuk ancaman yang berusaha merongrong kekuatan NU dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” pungkasnya.

Editor : Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga