Ambunten, NU Online Sumenep
Majelis Shalawat Maula Inat Syekh Abu Bakar bin Salim pimpinan Habib Novel bin Yahya al-Qadri Pamekasan menggelar pameran artefak peninggalan Rasulullah SAW. Kegiatan dalam rangka peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad ke-5 Majelis Shalawat Maula Inat dipusatkan di Gedung Yubi, Desa Ambunten Timur, Ambunten, Sumenep.
Memasuki hari ketujuh, pameran yang digelar pada 20-30 September 2022 telah dikunjungi lebih 6000 pengunjung. Hal itu karena pameran ini menghadirkan 12 artefak peninggalan Rasulullah dan sahabat.
“Dari hari pertama hingga saat ini, pameran ini telah dipadati sekitar 6000 pengunjung ,” ungkap Moh. Mizan Asrori, anggota Majelis Sholawat Maula Inat, melalui saluran telepon, Selasa (27/09/2022).
Sementara Asmuni selaku Ketua Panitia Pameran Artefak Rasulullah mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk menambah kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.
“Saya dan Anda semua merupakan umat Nabi Muhammad yang mencintai beliau. Ini merupakan kesempatan untuk menyaksikan langsung peninggalan Nabi Muhammad yang masih ada sampai sekarang. Kita tidak cukup menyatakan mencintai Nabi, tapi juga harus tunduk patuh pada ajaran Islam yang diembannya,” ungkapnya.
Diketahui, artefak peninggalan Rasulullah yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut meliputi, rambut, jubah, darah bekam, ekstrak keringat, kiswah penutup makam, surban, janggut, songkok, sandal atau terompah, kayu sugi/siwak, dan rida’ atau selendang. Selain itu, ada pula artefak berupa pedang Sahabat Khalid bin Walid r.a.
Semua artefak yang dipamerkan adalah asli. Artefak tersebut merupakan koleksi Galeri Warisan Museum Artefak Rasulullah (Galeri Warisan MAR) Malaysia. Semua artefak dilengkapi dengan sertifikat keaslian dan juga bersertifikasi Saudi Commision for Tourism and National Heritage.
Pewarta: Mohammad Iqbal
Editor: A. Habiburrahman

