Talango, NU Online Sumenep
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Padike, Talango menggelar kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang dikemas dengan santunan anak yatim, dhuafa, takmir masjid, dan guru ngaji, Senin (17/04/2023).
Ketua PRNU Padike Miskawan bersyukur telah mengakhiri bulan Ramadhan 1444 H ini dengan berbagi terhadap sesama. Ia melaporkan, jumlah anak yatim yang mendapat santunan 24 orang, dhuafa 35 orang, takmir masjid 5 orang, dan guru ngaji 25 orang. Sumber dana kegiatan ini dari H Atlani dan hasil sumbangan anggota PRNU Padike.
“Peringatan Nuzulul Qur’an yang dikemas dengan santunan ini adalah untuk memperkuat pemahaman amaliah dan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Miskawan menyampaikan, menyantuni anak yatim menjadi salah satu keutamaan, sebagaimana dalam sebuah riwayat disebutkan bila di dalam rumah terdapat anak yang tidak punya ayah atau ibu maka rumah beserta isinya itu terbaik di mata Allah SWT.
“Sebaik-baik rumah orang Islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak tanpa ayah dan diasuh dengan baik. Seburuk-buruk rumah orang Islam adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang diperlakukan dengan jahat,” tegasnya.
Disebutkan, santunan yang diberikan kepada anak yatim berupa uang tunai Rp100.000, dhuafa berupa uang tunai Rp100.000 serta bingkisan hari raya, takmir masjid dan guru ngaji berupa sarung.
Hadir pada acara tersebut, Rais Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Talango KH Abd Khalik, jajaran Syuriyah dan Tanfidizyah PRNU Padike, serta Nahdliyin dan Nahdliyat setempat.
Editor: Firdausi

