Image Slider

Sah, H Imam Mahdi Terpilih sebagai Ketua Ranting NU Pragaan Laok

Pragaan, NU Online Sumenep

Musyawarah Ranting (Musran) Pragaan Laok telah usai kemarin sore di halaman masjid Al-Ikhlas Moccol, Dusun Dung Laok, Desa Pragaan Laok, Pragaan, Selasa (12/09/2023). Di sidang pleno IV memutuskan Kiai Makhtum Ali terpilih sebagai Rais yang kedua kalinya dan H Imam Mahdi terpilih sebagai Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pragaan Laok masa khidmat 2023-2028.

Terpilihnya Kiai Makhtum Ali sebagai Rais Syuriyah berdasarkan musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa), di antaranya Kiai Salamet, Kiai Lazim, Kiai Wahid Amin dan Kiai Makhtum sendiri.

Sementara H Imam Mahdi yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Pragaan Laok, terpilih sebagai Ketua Tanfidiziyah setelah menyatakan kesiapannya di hadapan musyawirin. Berikut perolehan suaranya, H Imam Mahdi memperoleh 21 suara, Abu Ziri 3 suara, Kiai Musleh 4 suara, Ibnu 1 suara. Total keseluruhan 29 orang yang memiliki hak pemilih.

Dalam sambutannya, H Imam Mahdi menyatakan bahwa dirinya merangkap jabatan sebagai kepala desa. Oleh karenanya ia mengharap kepada pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan mantan ketua tanfidziyah masa khidmat 2018-2023 untuk mendampingi dan mendukung kinerjanya.

“Kami siap berkoordinasi, komunikasi, konsultasi, bermusyawarah. Karena prinsip yang kami junjung tinggi adalah Pengalaman, Pengetahuan dan Pengamalan (PPP),” ujar Ketua PRNU Pragaan Laok ini.

Saking sibuknya menjalankan amanah di desa, kata dia, dirinya sering menjadi makmum yang masbuk saat pertemuan rutin (kumpulan) ba’da shalat Jumat.

Kendati disibukkan dengan amanah yang berat di desa, lanjutnya, ia mengharap perhatian dan pendampingan. Bagaimanapun dirinya terpilih karena dinilai baik oleh musyawirin.

“Jangan segan menegur kami. Lewat teguran itu bendera NU akan terus berkibar. Ingat, bendera itu bisa berkibar karena ada tiang, tali, penggerek bendera dan pengabdian anggota,” ungkap alumni Pondok Pesantren Annuqayah daerah Latee ini.

“Buktikan bahwa kalian mengabdi. Handphone boleh berjalan, tapi hati tetap bergetar. Kami nyatakan siap jadi ketua, siap isi ulang nilai-nilai ke-NU-an, dan siap meng-NU-kan masyarakat,” ucapnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga