SANTRI PENGGERAK
Di antara baris kitab kuning yang berdebu
Kautemukan api bukan sekadar ilmu
Kau melangkah keluar dari pagar pesantren
Bukan berpangku tangan tapi membangun perubahan
Jubah putihmu kini menyatu dengan tanah desa
Tanganmu terampil merangkul sesama
Kau gerakkan masyarakat dengan iman nyata
Menjadikan dusun sunyi menjadi pusat cahaya
Pelopor kebaikan di tengah keraguan
Penerus ulama membawa perubahan
Bukan sekadar penunggu surau
Tapi pelita saat arah masyarakat mulai kacau
Dengan akhlak kau pimpin perubahan
Dengan ilmu kau usir kebodohan
Santri penggerak jwanya tak pernah lelah
Ia terus bergerak dan melangkah
Langkah kakinya ringan menyisir pematang
Membangun asa di sela peluh para pejuang
Suaranya lembut saat melantunkan ayat suci
Namun lantang saat nurani rakyat dikebiri
Baginya, ibadah paling sejati
Bukan mencari singgasana atau puja-puji
Tapi ketika ilmu menjadi roti bagi yang lapar
Menjadi pelita bagi yang tersesat di jalan nan pudar
Gapura, 10 Pebruari 2026
KESEDERHANAAN DI BALIK BILIK PESANTREN
Di sudut bilik beratap rindu
Lantai ubin jadi saksi bisu jejak langkah guru
Tak ada kemewahan di dalamnya
Namun di sana keteladanan tertanam dalam jiwa
Kesederhanaan jadi pakaian sehari-hari
Sarung lusuh dan kitab kuning tak pernah sepi
Makan seadanya tidur beralaskan rida kiai
Bahagia dalam sedikit, kaya dalam sujud pada Ilahi
Ikhlas itu seperti detak jantung malam
Terdengar saat tahajud merobek diam
Mengaji tanpa henti, mengabdi tanpa pamrih
Menanam benih ilmu, walau raga terasa letih
Pengabdian adalah janji santri pada negeri
Menjaga marwah pesantren dan kiai
Ngabdi untuk berkah, sujud untuk ilmu
Menjadi pelita, meski dunia berlalu
Pesantren adalah madrasah hati
Tempat belajar mencintai Ilahi
Dalam sederhana, menemukan makna
Dalam khidmah, menempa takwa
15 Juni 2022
Zainul Hasan adalah sekretaris PCNU Sumenenep masa khidmat 2020-2025.

