Pragaan, NU Online Sumenep
Shalawat An-Nahdliyah yang diciptakan oleh Almaghfurlah KH Hasan Abdul Wafi, Paiton, Probolinggo merupakan rangkaian doa kepada Allah SWT dan shalawat Nabi Muhammad SAW. Keberadaannya menunjukkan tujuan NU, yakni li i’lai kalimatillah.
Di Pekan Rajabiyah dan Hari Lahir (Harlah) NU ke 98, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, telah menggelar lomba karaoke shalawat an-Nahdhiyyah, mulai tanggal 16-17 Februari 2021, di depan halaman kantor setempat.
Lomba tersebut diikuti dari jenjang MTs, MA, dan Perguruan Tinggi se-Kabupaten Sumenep. Ada yang berasal dari Pragaan, Bluto, Lenteng, Dasuk, Pasongsongan, Batang-Batang, Batuan, Gapura, Kalianget, Raas, Kangean, dan lainnya.
Kiai Hasbullah Marzuq mengutarakan bahwa, pada tahun ini ada perbedaan dengan tahun sebelumnya. Karena saat ini panitia bekerjasama dengan Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep beserta sayap – sayap lainnya, seperti tim NU Online Sumenep, tim IT dan Medsos.
Ketua Panitia tersebut mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus LTN NU Sumenep, yang telah meliput kegiatan ini secara live streaming di Channel YouTube PCNU Sumenep.
“Tim IT dan Medsos LTN NU Sumenep sudah 2 malam meliput kegiatan kami secara live streaming, sehingga animo masyarakat membeludak baik di stand di layar kaca HP androidnya dan berdatangan ke lokasi sambil membawa supporter,” ujar Wakil Ketua MWCNU Pragaan.
Kiai Muhammad Hilman Ma’mun selaku dewan juri membacakan keputusannya bahwa, juara umum pertama jatuh pada Moh Aan Kusrianto delegasi Instika Guluk-Guluk, kedua Febri Wahyudi delegasi UNIBA, dan ketiga Devi Amalia delegasi MA Annajah Karduluk. Sedangkan juara favorit jatuh pada Umar Faruq delegasi Errabu Bluto dan Mukamila delegasi MA Nasy’atul Muta’allimin Gapura.
“Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat. Dan kami minta untuk diterima dengan lapang dada, mengingat perlombaan ini bukan menjadi ajang pencarian bakat saja, tetapi mengharap syafaat Nabi Muhammad SAW lewat tembang shalawat an-Nahdlah,” terang alumni Pondok Pesantren Annuqayah daerah Latee Guluk-Guluk.
Di kesempatan yang berbeda, K Herzi selaku tim IT dan Medsos LTN NU PCNU Sumenep menegaskan bahwa, bagi para juara berhak masuk dapur rekaman LTN NU, Jum’at (19/2/2021).
“InsyaAllah setelah pelantikan pengurus harian PCNU Sumenep, recording di LTN NU Sumenep siap menghubungi para pemenang lomba,” ungkapnya.
Saat recording berlangsung, LTNNU Sumenep akan disponsori oleh NM Multimedia demi meringankan kinerja kami.
“Kami ucapkan selamat kepada sang juara. Jangan berhenti, terus berlatih, karena saat rekaman nanti, suara emas kalian jangan sampai pudar,” pungkasnya.
Pewarta: Firdausi
Editor: Ach. Khalilurrahman

