Batuputih, NU Online Sumenep
Pemuda Desa yang tergabung dalam Forum Pemuda Desa (Forpemdes) Larangan Barma, Batuputih kembali jalankan program “MangOwan Embi,” kepada warga yang membutuhkan.
Koordinator program MangOwan Embi‘, Agus Zulfikur Rahman menjelaskan bahwa kambing yang akan dipelihara oleh masyarakat ini sudah hamil empat bulan. Sehingga dirinya berinisiatif untuk memberdayakan ekonomi rakyat dengan cara “Mangowan Embi'”untuk kedua kalinya.
“Ada masyarakat yang menawarkan kambing yang hamil ini kepada kami, lalu kemudian kami beli, kami gembalakan ” katanya kepada NU Online Sumenep.
Dana untuk membeli kambing, menurutnya, hasil dari urunan sumbangan anggota. Untuk bulan ini pemuda desa Larangan Barma hanya bisa mengumpulkan uang untuk membeli satu kambing.
“Tapi pembelian kambing sekarang ini hasil urunan tidak cukup, kurang Rp. 350.000. Ya. Agak mahal sih. Karena kambingnya sedang hamil. Jadi, kami pinjam dulu ke teman untuk memenuhi kurangnya itu,” jelasnya.
Menurut Akhmad Riyadi, mengungkapkan jika program ini mendapat respon positif dari masyarakat. Karena dari nada ungkapannya, masyarakat sangat bersyukur dan merasa terbantu bebannya bisa diringankan.
“Hasilnya nanti dibagi dua. Kalo dijual lagi, ya hasilnya dibagi 2. Kalau beranak pinak, ya anaknya juga nanti dibagi 2. Pokoknya ya 50%,” tukasnya kepada NU Online Sumenep.
Alumni PP. Annuqayah Lubangsa ini bertekad dan menargetkan program ini nanti bisa melaksanakan kurban bersama dengan masyarakat. Ia berharap kepedulian pemuda terhadap kondisi ekonomi masyarakat semakin hari akan semakin bertambah dimulai dari hal hal kecil di desa.
Editor : Ibnu Abbas

