Nonggunong, NU Online Sumenep
Nyai Hj. Zainab Ali Hisyam, Pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mengajak segenap warga NU memanfaatkan era teknologi informasi untuk menuntut ilmu. Sebab segala akses sudah terbuka luas di dunia internet.
“Di era yg serba digital ini, hampir setiap orang sudah tidak asing lagi dengan smartphone. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan untuk mencari ilmu,” ungkap beliau saat mengisi ceramah keagamaan di acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Nonggunong, Sapudi, Sabtu (16/10/2021).
Dunia saat ini, menurut beliau, sudah berada dalam genggaman. Hal apapun yang dibutuhkan tinggal menyentuh layar kaca di smartphone sudah selesai. Oleh karena itu, beliau juga mengingatkan agar bijak dalam memanfaatkan era teknologi informasi tersebut.
“Harus bisa memilih konten yang kita cari di internet. Utamanya di YouTube. Karena tidak semuanya sama dengan ideologi Aswaja an-Nahdliyah kita. Lihat dan nikmatilah miliknya NU dan kiai dan nyai yang jelas NU-nya. Misalnya kita nonton ceramah Gus Baha, Gus Nadhir, dan yang,” imbuh beliau.
Kajian-kajian Keislaman yang tersebar luas di media sosial, hendaknya warga NU lebih cerdas memilih. Hal itu sangat penting dalam rangka menjaga sanad keilmuan agar tetap nyambung sampai Rasulullah SAW.
Ada banyak sajian informatif dan edukatif di media sosial, lanjut Nyai Zainab, yang sangat bermanfaat untuk masyarakat. Namun juga di samping itu, jauh lebih banyak lagi konten-konten dakwah yang semakin menjerumuskan masyarakat kepada kesesatan. Oleh karena itu, harus pandai dalam menyaring informasi tersebut. Jika berdampak negaitif dijauhi, jika berdampak positif, maka diambil.
“Biasanya sahabat Fatayat itu kalau buka YouTube suka memilih tampilan mubaligh yang kinclong dan glowing. Entah itu yang membahas tentang masalah keagamaan, kepemudaan maupun keperempuan. Itu tidak salah. Manusiawi,” tandas Nyai Zainab.
Hal tersebut menurut beliau tidak masalah. Masih wajar. Namun akan berakibat fatal bilamana tidak selektif dalam memilih. Karenanya, beliau meminta agar memilih mubaligh yang ideologi jelas NU.
“Karena di dunia maya bertebaran ceramah-ceramah mubaligh yang tidak sepaham dan sealiran dengan kita,” tegas beliau.
Di kesempatan itu, Nyai Zainab juga mengajak agar merayakan Maulid Nabi dengan istiqamah. Sebab memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dalilnya jelas.
“Di momentum Maulid Nabi ini, semoga masih ada keyakinan, bahwa maulid itu ada dalilnya. Sehingga kita bisa secara istiqamah memperingatinya setiap tahun,” pungkasnya.
Editor: A. Habiburrahman

